MerahPutih.com - Pep Guardiola mengatakan dia tidak akan memberi saran kepada Manchester City mengenai manajer mana yang harus menggantikannya.
Ia akan mengundurkan diri setelah pertandingan hari Minggu melawan Aston Villa, mengakhiri masa baktinya selama 10 tahun di Etihad Stadium.
Mantan bos Chelsea, Enzo Maresca, menjadi pilihan utama klub untuk menggantikannya.
Baca juga:
Pep Guardiola Cabut dari Manchester City, Timnas Italia Masih Menunggu Kabar
Pep Guardiola Ogah Kasih Saran Pelatih Baru ke Manchester City
Namun, Pep Guardiola tidak mengharapkan untuk dimintai pendapatnya soal penunjukan potensial apa pun. Ia juga menegaskan, bahwa dirinya tidak boleh terlibat dalam pencarian pelatih berikutnya.
"Meniru dan menjiplak tidak akan berhasil dalam pekerjaan seperti ini," kata Guardiola.
"Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri, dan manajer baru juga harus menjadi dirinya sendiri. Saat mulai menjadi salinan untuk orang lain. Semua orang adalah semua orang. Harus seperti itu. Dan itulah mengapa semuanya akan berjalan baik."
Sementara itu, Manchester City sedang mempersiapkan transisi ke manajer baru. Klub juga masih menunggu putusan kasus hukum mereka dengan Premier League.
Baca juga:
Liverpool Dikabarkan Hubungi Jurgen Klopp, Masa Depan Arne Slot di Anfield Terancam
Guardiola telah berulang kali membela City sejak dikenai 115 tuduhan terkait dugaan pelanggaran keuangan pada Februari 2023.
Pria 55 tahun itu mengatakan, bahwa dia tidak punya alasan untuk meragukan bahwa klub tersebut yang pada akhirnya akan dibebaskan.
"Karena saya percaya pada mereka," katanya.
"Saya percaya pada mereka! Karena saya telah berbicara dengan mereka dan saya percaya bagaimana mereka bersikap dan bagaimana mereka bertindak. Jadi apa yang terjadi akan ada penyelesaiannya. Saya percaya pada mereka."
Baca juga:
Pep Guardiola Pergi dari Manchester City, Real Madrid Langsung Bergerak Incar Rodri
Pep Guardiola Ungkap Rencana usai Tinggalkan Manchester City
Guardiola juga mengungkapkan, bahwa berencana untuk "beristirahat" setelah pertandingan terakhirnya sebagai pelatih City.
Sebagai salah satu manajer klub paling berprestasi sepanjang masa, ia telah dikaitkan dengan pekerjaan di tim nasional di masa depan.
Ketika ditanya secara spesifik apakah ia akan menyambut tawaran dari Inggris, ia tidak menampiknya. Namun, ia mengisyaratkan bahwa ia akan terlebih dahulu mengambil istirahat panjang dari sepak bola.
"Saya tidak memiliki rencana pasti tentang masa depan saya kecuali untuk beristirahat dan memulihkan waktu yang hilang bersama anak-anak saya ketika mereka tumbuh dewasa dan banyak hal yang belum saya lakukan yang ingin saya lakukan," katanya. (sof)

