MerahPutih.Com - Anggapan Kota Solo sebagai salah satu daerah rawan konflik jelang Pemilu 2019 membuat para pengusaha dari kubu Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi bergerak dengan menggelar deklarasi damai.
Deklarasi dengan slogan 01 + 02 = Kita, Coblos Pilihanmu-Rukun Selamanya ini untuk mendinginkan suasana menjelang pencoblosan pada tanggal 17 April mendatang.
Deklarasi damai dihadiri elemen pengusaha dari kubu 01 dan 02 termasuk hadir pula dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu dan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Serta ada pula perwakilan pengusaha dari Kamar dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
"Semua pihak berupaya agar kondisi di kota Solo tetap aman dan nyaman. Apalagi Pemilu hanya merupakan ajang lima tahunan sekali," ujar Perwakilan Pengusaha Pendukung Pasangan Jokowi-Maruf, Jimmy Soegiarto di
Ralana Restoran, Selasa (5/3).
Menjelang Pilpres banyak yang gontok-gontokan (berselisih paham). Dengan spirit pemilihan presiden (Pilpres) yang lima tahunan ini diharapkan juga memicu pendukung pasangan calon (Paslon) presiden manapun untuk tetap mengedepankan Pemilu yang damai.
"Sangat tidak relevan kalau setiap pemilu yang hanya lima tahunan sekali selalu musuhan rasanya tidak pas. Kami adakan deklarasi ini untuk dinginkan suasana," kata dia.
Perwakilan Pengusaha Pendukung Pasangan 02, Respati Ardhi menyatakan bahwa saat ini banyak relawan yang berpolitik. Padahal awalnya mereka hanya berangkat dari penggemar.
"Inilah yang menjadikan mereka 'baper' saat saling singgung. Jangan sampai kita memboikot satu sama lain yang justru merugikan diri sendiri," kata Respati.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: DPRD Desak KPK Jakarta Selidiki Dugaan Korupsi Terkait Jual Beli Jabatan

