Pengusaha Muda Indonesia Berjaya di Asia Pasifik

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 04 April 2018
Pengusaha Muda Indonesia Berjaya di Asia Pasifik

Para siswa Indonesia juarai kompetisi bisnis di Asia Pasifik. (foto: JA Asia Pasific)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAKAT berbisnis generasi millenial tak perlu diragukan lagi. Dari berjualan di toko daring hingga ekspor produk ke mancanegara dilakukan anak-anak muda di Indonesia. Kemampuan berbisnis mereka pun ada yang diakui di mancanegara, seperti halnya siswa-siswa dari SMA Plus Pembangunan Jaya.

Meski masih duduk di bangku SMA, para siswa itu mengharumkan nama Indonesia berkat kemampuan mereka dalam berbisnis. Mereka berhasil tampil sebagai juara pertama di JA Asia Pasific Company of The Year Competition yang diselenggarakan di Beijing, Tiongkok, Kamis (28/3) hingga Sabtu (31/3) lalu.

Selama tiga hari, seluruh peserta melalui proses penilaian yang sangat ketat. Penilaian tersebut meliputi laporan perusahaan, presentasi bisnis, dan wawancara oleh panel juri. Panel juri terdiri dari pengusaha, akademisi, dan perwakilan dari komunitas bisnis lokal. Para siswa SMA Plus Pembangunan Jaya berhasil mengalahkan perwakilan dari 13 negara lain, seperti India, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, Turkmenistan, Tiongkok, Hong Kong, Guam, Jepang, dan Korea Selatan.

Sebelumnya, para siswa tersebut merupakan pemenang Indonesia Student Company Competition, kompetisi bisnis serupa di tingkat nasional. Setelah ajang itu, mereka akan menjadi perwakilan Indonesia di tingkat Asia Pasifik.

Ketika menjalani kompetisi bisnis di tingkat nasional, para siswa SMA Pembangunan Plus Jaya yang berada di bawah nama Entrepezo Nature Indonesia Student Company itu telah belajar menjalankan bisnis selama delapan bulan. Bisnis yang mereka jalani dilakukan secara profesional layaknya perusahaan resmi. Mereka melakukan penemuan ide produk, perencanaan bisnis, operasional dan pengelolaan usaha, hingga likuidasi perusahaan.

"Melalui kompetisi ini, siswa tak hanya mendapat pengalaman berwirausaha, tetapi mampu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan saat ini. Para pengusaha muda ini berambisi menciptakan dunia yang lebih baik melalui usaha," ucap President JA Asia Pasific, Vivian Lau.

Dalam kompetisi bisnis tersebut, keempat pengusaha perempuan muda tersebut membawa produk andalan mereka, yakni pengharum mobil alami bernama Semerbak Nusantara dan flashdisk dengan pengharum udara bernama Freshdisk.

Pengharum mobil yang mereka produksi terdiri atas enam varian khas Nusantara, seperti Mandailing Cananga (kenanga), Toraja Coffe (kopi), Lamongan Lemongrass (serai), Wakatobi Breeze (laut), Limau Madang, dan The Forest. Para juri menilai bisnis yang mereka jalani dapat berkelanjutan. Tak hanya itu, bisnis mereka pun beromzet hingga Rp 400 juta.

"Model bisnis dan produk inovatif yang dikembangkan mereka sangat mengesankan juri," ujar Management Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner. Menurut Gardiner, bisnis mereka berpotensi besar untuk tumbuh dan diproduksi secara masif.

"Menjadi wakil Indonesia di kompetisi tingkat Asia Pasifik merupakan pengalaman berharga bagi kami," tutur President Director Entrepezo Nature Indonesia Student Company Balqis Sabita Khalila. Siswi perwakilan SMA Plus Pembangunan Jaya itu mengaku bersyukur bisa membawa pulang piala meski perjuangannya sangat berat.(Avi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More
Bagikan