MerahPutih.com - FC Seoul harus menerima kekalahan 0-1 di laga pertamanya di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 di kandang, Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu, 16 September. Mereka kalah dari Persib Bandung lewat gol Julio Cesar pada menit kelima.
Pelatih Kim Gi-dong mengakui hasil tersebut mengecewakan, terutama karena timnya gagal menjalankan rencana permainan setelah kebobolan cepat.
Kim Gi-dong Soroti Kepercayaan Diri Pemain Muda
FC Seoul menghadapi Persib dengan rotasi besar-besaran. Sejumlah pemain utama seperti Jung Seung-won dan Kim Jin-su bahkan tidak masuk skuad, sementara beberapa nama lainnya memulai laga dari bangku cadangan.
Baca juga:
Kesempatan kemudian diberikan kepada sejumlah pemain yang minim menit bermain, termasuk beberapa pemain muda. Namun, rencana tersebut langsung mendapat ujian setelah FC Seoul kebobolan melalui situasi bola mati pada menit kelima.
Meski meningkatkan penguasaan bola dan terus menekan, FC Seoul kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Kim Gi-dong akhirnya memasukkan sejumlah pemain inti seperti Moon Seon-min, Son Jung-beom, Yazan dan Klimala pada babak kedua.
Namun, perubahan tersebut belum cukup untuk menyelamatkan FC Seoul dari kekalahan.
Meski melakukan rotasi, karena ini laga pertama dan kami bermain di kandang, kami ingin menang. Namun, semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Sekitar enam pemain menjalani debut hari ini. Kami ingin mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0 dan menentukan hasil di babak kedua, tetapi karena kebobolan lebih awal, kami tidak bisa meraih kemenangan,
ujar Kim Gi-dong dikutip dari Spotv.
Ia juga menyoroti penampilan pemain muda, termasuk pemain SMA yang mendapat kesempatan tampil.
Kim Gi-dong Mulai Khawatir soal Peluang 16 Besar
Kim Gi-dong menilai para pemain muda masih perlu membangun keberanian dan kepercayaan diri ketika tampil di level Asia.
Para pemain SMA juga bermain. Saya berharap mereka bisa bermain berani dan percaya diri di lapangan, tetapi sedikit terlihat gugup. Jika mereka terus mendapatkan pengalaman, saya pikir mereka bisa menjadi aset bagi FC Seoul,
katanya.
Baca juga:
Igor Tolic: 3 Poin di Kandang FC Seoul Bukti Karakter Petarung Persib
FC Seoul memang menjadikan persaingan K League 1 sebagai fokus utama musim ini. Kim Gi-dong sebelumnya berencana memanfaatkan ACL 2 untuk memberikan menit bermain kepada pemain muda dan pemain yang jarang tampil, sekaligus mengistirahatkan pemain utama. Namun, kekalahan dari Persib membuat situasi di ACL 2 menjadi lebih rumit.
Jadwal pertandingan membuat laga hari ini sangat penting. Saya pikir jika kami bisa mengakhiri babak pertama 0-0, kami tidak akan kalah. Karena itu, hasil ini sangat disayangkan,
kata Kim.
Ia menambahkan bahwa keputusan menurunkan pemain utama di ACL 2 akan bergantung pada perkembangan persaingan K League 1.
“Jika nantinya situasinya bagus dan pemain utama turun di ACL 2 tetapi kami tetap gagal meraih poin, akan sulit untuk lolos ke babak 16 besar. Karena itu, saya merasa kecewa dengan hasil hari ini.”