Penampilan Super Bowl Kendrick Lamar Dikomplain, Disebut Tampilkan Koreografi Provokatif hingga Terafiliasi Geng

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Maret 2025
Penampilan Super Bowl Kendrick Lamar Dikomplain, Disebut Tampilkan Koreografi Provokatif hingga Terafiliasi Geng

Kendrick Lamar tampil di Super Bowl Halftime Show 2025. (Foto: Instagram/kendricklamar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:



MERAHPUTIH.COM - PENAMPILAN bersejarah Kendrick Lamar di Super Bowl Halftime Show mungkin telah memecahkan rekor, tapi juga menimbulkan kontroversi. Penampilan rapper pemenang Grammy itu di Super Bowl LIX mendapat 125 keluhan resmi ke Federal Communications Commission (FCC)

Dalam laporan yang diungkap The Hill, dikutip Billboard, keluhan tersebut bervariasi, mulai dari tuduhan bahwa pertunjukan tersebut mengandung ‘tarian provokatif’ hingga klaim tentang ‘rasialisme’ dan ‘afiliasi geng’. Beberapa penonton mengutip lirik Lamar, koreografi, dan penampilan tamu sebagai poin yang mengkhawatirkan.

Pertunjukan pada 9 Februari tersebut menampilkan potongan dari diskografi terkenalnya dan album terbarunya, GNX, termasuk versi sensor dari lagu Not Like Us, lagu yang sangat dipublikasikan sebagai sindiran kepada Drake. Penampilan itu menjadikan Lamar sebagai rapper solo pertama yang menjadi pembawa acara Super Bowl Halftime Show.

Salah seorang penonton menulis anak-anak mereka seharusnya tidak dipaksa melihat dan mendengar bahasa dan gerakan tersebut. “Melelahkan harus mengusir anak-anak keluar ruangan selama acara yang seharusnya menjadi acara keluarga karena kemungkinan adanya kekasaran dan bahasa/gerakan yang tidak pantas,” kata penonton lainnya.

Baca juga:

Lagu Diss ’Not Like Us’ Berkumandang di Superbowl 2025 Lengkap dengan Lirik Kontroversial, Kendrick Lamar Buktikan Diri Menang dari Drake


Keluhan lain mengkritik pertunjukan itu karena dianggap memecah belah, merendahkan, dan penuh dengan kata-kata kasar. Ada pula yang mempermasalahkan komposisi rasialis dalam pertunjukan tersebut. “Tidak ada seorang pun berkulit putih dalam seluruh pertunjukan. Mereka bisa lolos dengan ini, tapi jika semua orang putih, itu akan menjadi cerita yang berbeda. Ini memalukan dan semakin buruk setiap tahunnya,” tulis penonton lainnya.

Sebuah keluhan terpisah dilaporkan menyebutkan Serena Williams, yang muncul sebentar dalam pertunjukan, menuduh bahwa ‘crip-walking’ yang dilakukannya mempromosikan afiliasi geng.

Meski mendapat kecaman, penampilan Lamar di Super Bowl Halftime Show tersebut disambut dengan pujian luas dan dengan cepat menjadikan itu Super Bowl Halftime Show yang paling banyak ditonton dalam sejarah.(dwi)

Baca juga:

Kisah Perseteruan Kendrick Lamar dan Drake, dari Kawan Jadi Lawan, Awalnya Kolaborasi Berujung Roasting di Superbowl 2025

#Musik #Kendrick Lamar #Super Bowl
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
ShowBiz
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
Menelusuri perjalanan musik Guruh Soekarnoputra, dari menciptakan lagu sejak usia 15 tahun, Gipsy, hingga eksplorasi musik dan tradisi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Bagikan