Pemprov DKI: Pasca Pemilu Persatuan dan Gotong-royong Perlu Ditegakkan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 20 Mei 2019
Pemprov DKI: Pasca Pemilu Persatuan dan Gotong-royong Perlu Ditegakkan

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (20/5). Peringatan Harkitnas ke-111 tahun ini mengusung tema Bangkit untuk Bersatu.

Dalam sambutanya Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, menegaskan pentingnya menumbuhkan jiwa gotong-royong dan mengutamakan persatuan bagi keanekaragaman bangsa Indonesia.

"Semangat persatuan dan gotong-royong telah mengakar dan menyebar di seluruh Nusantara. Ini dibuktikan dengan berbagai ungkapan tentang kearifan mengutamakan persatuan yang terdapat di seluruh suku, adat, dan budaya yang ada di Indonesia," kata Saefullah saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika.

Mengingat kondisi Indonesia saat ini pasca pesta demokrasi, persatuan dan gotong-royong perlu ditegakkan. Saefullah menyampaikan, meskipun pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan tentu untuk kebaikan bangsa.

Pemprov DKI Jakarta menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (20/5). Foto: MP/Asropih
Pemprov DKI Jakarta menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (20/5). Foto: MP/Asropih

"Kita sudah menyelesaikan pemilu nasional tanggal 17 April yang lalu. Dan itu dilakukan dengan baik dan sekarang masih berproses dengan baik, dan seharusnya kita tunggu saja hasil lembaga yang berwenang menurut UU, yaitu KPU, untuk mengumumkan hasil rekapitulasinya. Oleh sebab itu, tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita," jelasnya.

Penumbuhan jiwa gotong-royong dan persatuan tersebut sejatinya telah digaungkan bahkan sejak wilayah Nusantara disatukan oleh Mahapatih Gadjah Mada yang tertulis dalam naskah Sumpah Palapa. Dalam Sumpah Palapa tersebut, para ahli menyepakati makna amukti palapa, yang berarti Mahapatih Gadjah Mada yang tak akan menghentikan puasanya sebelum menyatukan Nusantara.

“Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini," tutupnya.

Upacara Harkitnas ke-111 ini diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bertindak sebagai petugas upacara, yakni jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta. (Asp)

#Saefullah #Hari Kebangkitan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Polda Metro Jaya mengerahkan 14.237 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di sejumlah titik Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Indonesia
10 Ucapan Bijak untuk Rayakan Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional menjadi refleksi sejarah bahwa kemajuan Indonesia tidak lahir begitu saja.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
10 Ucapan Bijak untuk Rayakan Kebangkitan Nasional
Indonesia
20 Mei dan Kelahiran Semangat Kebangkitan Nasional, ini Sejarah dan Tokoh Cendekiawan di Baliknya
Penetapan Hari Kebangkitan Nasional disahkan Presiden Soekarno pada 16 Desember 1959 untuk memperingati hari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
20 Mei dan Kelahiran Semangat Kebangkitan Nasional, ini Sejarah dan Tokoh Cendekiawan di Baliknya
Lifestyle
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Sejarah, Makna, Logo dan 20 Ucapan Harkitnas ke-118
Hari Kebangkitan Nasional 2026 diperingati 20 Mei dengan tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Simak sejarah, makna, filosofi logo dan 20 ucapan Harkitnas ke-118 terbaru
ImanK - Selasa, 19 Mei 2026
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Sejarah, Makna, Logo dan 20 Ucapan Harkitnas ke-118
Fun
Makna dan Logo Hari Kebangkitan Nasional Ke-116, Menuju Indonesia Emas
Hari Kebangkitan Nasional ke 116 memiliki logo dan makna yang mendalam.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 20 Mei 2024
Makna dan Logo Hari Kebangkitan Nasional Ke-116, Menuju Indonesia Emas
Lifestyle
Hari Kebangkitan Nasional 2024: Merayakan Semangat Kebangsaan dan Persatuan Indonesia
Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Untuk tahun Ini usung tema Bangkit untuk Indonesia Emas
ImanK - Senin, 20 Mei 2024
Hari Kebangkitan Nasional 2024: Merayakan Semangat Kebangsaan dan Persatuan Indonesia
Bagikan