Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Pencurian Kabel, Antisipasi Banjir
Sejumlah kendaraan menerabas genangan air di Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta, Rabu (3/4). (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)
MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat dalam mengatasi dampak pencurian kabel di kolam olakan Underpass Angkasa, Jakarta Pusat, yang terjadi pada 12-13 November 2024.
Petugas gabungan dari Satuan Tugas (Satgas) Suku Dinas Bina Marga, Suku Dinas Sumber Daya Air, hingga Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Pusat telah turun langsung memperbaiki pompa air.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Suwondo mengatakan, saat ini sudah ada satu pompa yang diperbaiki dan berfungsi kembali, dari empat pompa yang kabelnya diputus oknum yang tidak bertanggung jawab. Pihaknya juga terus melakukan evaluasi dalam upaya meningkatkan keamanan aset.
"Evaluasi terus kami lakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Pencurian seperti ini mengakibatkan pompa air tidak bisa berfungsi sehingga bisa mengakibatkan banjir di sekitar lokasi," jelas Suwondo, Kamis (14/11).
Baca juga:
Sebelumnya, berdasarkan pantauan CCTV di Underpass Angkasa, Jakarta Pusat, teridentifikasi upaya pelaku yang masuk dan diduga mengambil aset Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta di kolam olakan.
Kejadian ini terungkap setelah Kepala Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Pusat Muhammad Soleh berkoordinasi dengan Tim Command Center Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta untuk memantau secara intensif CCTV di area Underpass Angkasa sekitar pukul 23.00 WIB.
"Pada 13 November 2024 sekitar pukul 00.20 WIB, petugas pompa underpass turun ke lokasi pintu olakan dan menemukan kabel-kabel yang menghubungkan pompa sudah dicuri. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Kemayoran," jelasnya.
Saat ini dua pelaku yang diduga melakukan tindak pencurian telah ditangkap. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, kecamatan/kelurahan, dan kepolisian setempat.(Asp).
Baca juga:
BPBD DKI Jakarta Minta Warga Waspada Bangunan Roboh saat Musim Hujan
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Koridor 3 Kalideres Masih Banjir: Rute Utama TransJakarta Dialihkan, JAK 50 Tidak Beroperasi
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter