Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemprov DKI Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Transportasi Umum Saat PSBB

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2020
Pemprov DKI Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Transportasi Umum Saat PSBB

Selalu mengikuti protokol kesehatan selama menggunakan transportasi umum. (Foto: Commuter Line)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menerapkan protokol kesehatan ketat pada transportasi umum saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total pekan depan. Hal itu harus disertai pengawasan dan pemberian sanksi yang tegas agar bisa memutus penularan COVID-19.

"Khususnya di Jakarta yang akhir-akhir ini menunjuklan peningkatan jumlah kasus yang cukup signifikan," ucap dalam keteranganya, Jumat (11/9).

Baca Juga

Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup

Pemprov DKI juga harus konsisten menerapkan aturan pengetatan PSBB untuk transportasi roda dua atau sepeda motor. Caranya, dengan tidak mengizinkan penyedia jasa transportasi roda dua mengangkut penumpang, sama seperti ketentuan PSBB di awal pandemi COVID-19.

"Pemerintah harus konsisten untuk sepeda motor yang selama ini bisa mengangkut orang harus dikembalikan pada peraturan saat PSBB awal, hanya diperbolehkan mengantar barang," kata purnawirawan Polri berpangkat AKBP ini.

Kebijakan ini mengingat jaga jarak atau physical distancing di sepeda motor sulit dilakukan. Budiyanto menyebut, sepeda motor pribadi juga seyogianya dilarang membawa penumpang.

Kendaraan melanggar aturan ganjil genap di kawasan jembatan layang Tomang, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Kendaraan melanggar aturan ganjil genap di kawasan jembatan layang Tomang, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Tak cuma itu, ketentuan jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas normal pun perlu diberlakukan pada mobil pribadi dan moda transportasi publik. Pembatasan ini harus diikuti dengan protokol kesehatan lain, seperti menjaga kebersihan dan disiplin memakai masker.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menanti keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penerapan kembali PSBB Jakarta mulai Senin depan. Kepolisian masih menunggu apakah Anies akan menggunakan peraturan gubernur (Pergub) yang lama atau menerbitkan Pergub PSBB yang baru.

"Kami harus lihat dulu, kembali ke PSBB itu dengan mengacu kepada Pergub dahulu, yang awal tentang PSBB, atau ada Pergub baru," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan.

Baca Juga:

Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup

Jika mengacu pada pergub lama, masyarakat yang keluar-masuk Jakarta harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Sambodo mengatakan Ditlantas Polda Metro Jaya sudah siap mendirikan kembali titik pengecekan terhadap masyarakat yang keluar-masuk Jakarta. Personel kepolisian juga sudah disiapkan jika skema SIKM kembali diberlakukan. "Kami kan tinggal mengacu yang dulu yang sudah dilaksanakan," kata dia. (Knu)

#PSBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan