Pemilik RM Pallubasa Serigala Meninggal Usai Terlibat Insiden di Tol Layang Makassar
Ilustrasi (Pixabay)
MerahPutih.com - Pemilik rumah makan Pallubasa Serigala Hajjah Nurjannah (35) dan anaknya Muhammad Fadlan (7) terlibat insiden kecelakaan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga tewas.
Kecelakaan terjadi saat mobil Land Cruiser dengan nomor polisi B 1539 CJH dan mengangkut empat orang bergerak dari arah utara ke selatan di Jalan Tol Layang Reformasi Makassar hendak menuju Bandara Internasional Hasanuddin di Maros.
Namun beberapa saat kemudian, mobil Land Cruiser melaju kencang hendak melambung, tapi malah menabrak bagian belakang mobil Hyno kontainer gandengan roda 10 dengan nomor polisi DD 8937 MP yang sedang bergerak ke arah yang sama sehingga terjadi kecelakaan.
Baca juga:
Kecelakaan Pramusim MotoGP, Morbidelli Sempat Hilang Ingatan 2 Pekan
Untuk menyelidiki kecelakaan tersebut, Satlantas Polrestabes Makassar dengan Ditlantas Polda Sulsel menggunakan traffic accident analysis (TAA) saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami barusan ke TKP lagi di Tol untuk pengembangan penyelidikan menggunakan TAA," ujar Kasat Lantas Polrestabes Makassar Kompol Mamat Rahmat kepada wartawan, Kamis (26/9).
Penggunaan teknologi TAA untuk memperoleh kebenaran informasi di lokasi kejadian. TAA digunakan untuk mengetahui berapa kecepatan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Baca juga:
Pertolongan Pertama Tangani Luka Kaki Akibat Kecelakaan Motor, Jangan Lupa Cuci Tangan
"(Untuk mencari tahu) berapa kecepatan overspeed yang dilakukan oleh Land Cruiser. Kemudian berapa underspeed yang dilakukan oleh mobil kontainer," sebutnya.
Mamat melanjutkan bahwa pihaknya akan memastikan ada tidaknya batas kecepatan yang dilanggar.
"Kan rata-rata kalau tol kan minimal di sebelah kiri itu minimal 60 km, di sebelah kanan 80 km, nah itu kita lihat," terangnya.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Mobil SUV Jetour T2 Kecelakaan lalu Terbakar di Tol Jagorawi, ini Kronologi Insiden yang Membuat 2 Penumpang Luka
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius