Pemerintah Minta Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Terhadap Bencana
Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Kementrian PUPR Hadi Sucahyono. (Humas UGM)
MerahPutih.com - Pemerintah melalui Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Kementerian PUPR meminta masyarakat untuk lebih peka serta meningkatkan kesadaran terhadap potensi ancaman bencana, terutama di wilayah yang dinilai rawan.
Menurut Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Kementrian PUPR Hadi Sucahyono, hingga saat masih banyak masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dengan tingkat risiko tinggi.
"Masyarakat masih ada yang bermukim di tanah ilegal dengan kondisi lahan cukup curam dan sangat rawan longsor," kata Hadi dalam acara Geotalk yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta, Rabu (17/1).
Selama ini, kata Hadi, Kementerian PUPR kerap melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk mengurangi potensi bencana, seperti membangun pengertian masyarakat untuk tidak tinggal di daerah rawan longsor.
Dia juga mengatakan bahwa sosialisasi terus dilakukan melalui forum-forum formal maupun infromal. "Kegiatan informal misalnya menyisipkan pesan kesadaran bencana melalui kegiatan wayangan," katanya.
Sementara upaya mitigasi struktural, kata dia, dilakukan dengan pembangunan berbagai prasarana fisik, misalnya kanal untuk mencegah banjir dan sabo dam untuk menahan banjir lahar dingin.
Selain itu, juga pengembangan teknologi seperti membangun EWS banjir dan mengembangkan rumah instan sederhana sehat (risha) untuk korban bencana.
"Karena itu, kami berharap semoga dapat dapat meminimalisir korban dan kerugian akibat bencana di masa mendatang," tandasnya. (Teresa Ika)
Bagikan
Berita Terkait
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Pembangunan Hotel di Dekat Situ Cibinong Diprotes Warga, Berisiko Sebabkan Bencana Fatal
Hari Ini Mayoritas Daerah di Indonesia Bakal Dilanda Hujan, Warga Diminta Waspada
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
7 Warga Pasaman Barat Tertimbun Longsor Dini Hari, 6 Orang Masih dalam Pencarian
Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Longsor di Banjarnegara, 11 Orang Masih Hilang
Gubernur Banten Siaga Hadapi Bencana di Januari Hingga Maret 2026, Cek SDM dan Peralatan