Pemerintah Dukung Penuh Energi Hidrogen untuk Kendaraan di Indonesia
Pemerintah dukung penuh energi hidrogen untuk kendaraan di Indonesia (Foto: Pixabay/leerosario)
DEMI mengurangi ketergantungan pada energi fosil, minyak bumi. Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mendorong berbagai energi alternatif untuk bisa digunakan pada kendaraan bermotor.
Seperti energi hidrogen, energi yang ramah lingkungan, diharapkan dapat digunakan untuk sektor transportasi pada tahun 2031 mendatang.
Baca Juga:
Mengenai hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan, bahwa pengembangan pemanfaatan energi itu akan mendapat dukungan penuh.
Arifin memberikan contoh, tim riset mobil hidrogen Antasena Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dalam webinar berjudul The Urgency of Renewable Energy on Hydrogen Cars in Indonesia akhir pekan lalu, Arifin mengatakan pemanfaatan hidrogen akan dilakukan secara bertahap. Bisa jadi akan dimulai dari 2030 dan dilakukan secara masif di 2051.
"Kemudian pada tahun 2060, total hidrogen yang dikembangkan setara dengan 52 giga watt," jelasnya Arifin, seperti yang dikutip dari laman Kabaroto.com.
Menurut Arifin, hal tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia, yang akan menurunkan efek rumah kaca sebesar 29 persen, dengan menggunakan kemampuan sendiri. Angka itu dapat meningkat menjadi 41 persen dengan dukungan internasional di 2030.
Baca Juga:
Sambut Era Mobil Listrik, Mitsubishi, Nissan, dan Renault Perkuat Aliansi
Adapun dukungan internasional tersebut yakni untuk pengembangan energi terbarukan, melaksanakan efisiensi energi serta konservasi energi. Arifin menambahkan, sektor energi diharapkan dapat berkontribusi 314 juta hingga 446 juta ton emisi CO2 di 2030.
"Indonesia juga berkomitmen dapat mencapai zero net emission pada 2060 atau lebih cepat dengan bantuan internasional," lanjut Arifin.
Sebagai wakil dari Pemerintah, Arifin berharap bahwa hidrogen dapat menjadi salah satu kontributor transisi energi, dan memiliki peran penting dalam hal dekarbonisasi energi global.
Sedikit informasi, hidrogen saat ini masih dalam tahap riset dan pilot project. Arifin mengatakan belum ada proyek yang memasuki skala komersial untuk sektor transportasi. Padahal, transportasi merupakan penyumbang emisi bahan bakar fosil sebanyak 70 persen secara nasional. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Bocoran Jadwal Rilis OPPO Find X9s, Find X9 Ultra, dan Find N6: Meluncur Global Tahun ini
Spesifikasi POCO X8 Pro Max Bocor, Dibekali Baterai Jumbo 8.500mAh
Bocoran OPPO Reno 16 Mulai Muncul, Dikabarkan Debut Mei 2026
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Keunggulan dan Ketahanan TITAN Durability di REDMI Note 15 Series
Xiaomi 17 Series Siap Meluncur Global, ini Bocoran Harga dan Warnanya
OPPO Reno 15c Segera Meluncur di India, Dijual Mulai 3 Februari 2026
Kamera Xiaomi 17 Pro Max Gagal Tembus 10 Besar DXOMARK, ini Hasil Lengkapnya
Samsung Galaxy S26 Diprediksi Rilis Februari 2026, ini Bocoran Harganya