Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah menjatuhkan sanksi administratif berupa pembekuan izin disertai paksaan pemulihan ekosistem hutan terhadap enam perusahaan yang ditemukan terlibat dalam kegiatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keenam perusahaan tersebut diduga bertanggung jawab atas kebakaran yang melanda lahan seluas 7.531 hektare di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, penegakan hukum dalam penanganan karhutla harus berlaku bagi seluruh pihak, termasuk korporasi berskala besar. Langkah tersebut, menurut dia, sejalan dengan arahan Presiden agar penegakan hukum tidak hanya menyasar masyarakat kecil.

"Kami juga clear, perintah Bapak Presiden bahwa penegakan hukum tidak boleh hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, tidak saja mengena kepada orang-orang kecil, petani-petani kecil, tetapi juga kepada korporasi," kata Raja Juli, Rabu (21/10).

Ia menjelaskan, sanksi administratif terhadap enam perusahaan tersebut mulai berlaku pada Rabu (21/10).

Jadi, per hari ini kami lakukan pembekuan disertai paksaan pemulihan ekosistem terhadap enam perusahaan yang tadi saya sebutkan,

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni.

Enam Perusahaan dengan Lahan Terbakar 7.531 Hektare

Raja Juli merinci, empat dari enam perusahaan tersebut mengantongi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) Hutan Alam, sedangkan dua lainnya memiliki PBPH Hutan Tanaman.

Baca juga:

Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi

Secara keseluruhan, keenam perusahaan itu memiliki konsesi seluas 201.391 hektare. Berikut daftar perusahaan beserta luas konsesi dan lahan yang terbakar berdasarkan data dalam keterangan pemerintah:

  1. PT Hasil Kalimantan Jaya memiliki luas konsesi 36.745 hektare, dengan lahan terbakar 4.803 hektare.
  2. PT Taiyong Engreen memiliki luas konsesi 59.810 hektare, dengan lahan terbakar 1.049 hektare.
  3. PT Hutan Produksi Lestari memiliki luas konsesi 10.050 hektare, dengan lahan terbakar 718 hektare.
  4. PT Ramang Agro Lestari memiliki luas konsesi 13.580 hektare, dengan lahan terbakar 420 hektare.
  5. PT Puspa Warna Cemerlang memiliki luas konsesi 12.920 hektare, dengan lahan terbakar 348 hektare.
  6. PT Sinergi Hutan Sejati memiliki luas konsesi 68.286 hektare, dengan lahan terbakar 193 hektare.

Berdasarkan rincian tersebut, PT Hasil Kalimantan Jaya tercatat memiliki luas lahan terbakar terbesar di antara enam perusahaan, yakni 4.803 hektare.

Total 32 Korporasi Telah Dijatuhi Sanksi

Dengan tambahan enam perusahaan tersebut, pemerintah telah menjatuhkan sanksi administratif kepada total 32 korporasi terkait karhutla sepanjang tahun ini.

Ke-32 perusahaan tersebut memiliki total luas konsesi mencapai 1.931.115 hektare, dengan luas lahan terbakar yang tercatat sebesar 18.489 hektare.

Penjatuhan sanksi administratif menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani karhutla, termasuk mendorong pemulihan ekosistem hutan pada lahan yang terdampak kebakaran.

Baca juga:

Hitungan Celios Dampak Kerugian Karhutla Capai Rp 123,1 Triliun, Izin Usaha Proyek PSN Perlu Dievaluasi

Kementerian Kehutanan Koordinasi dengan Polri

Selain sanksi administratif, Kementerian Kehutanan membuka kemungkinan penanganan perkara melalui jalur pidana.

Raja Juli mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk menyelaraskan penanganan kasus karhutla antara Kementerian Kehutanan dan Kepolisian.

Sebagai tindak lanjut, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan dijadwalkan bertemu dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada pekan depan. Pertemuan tersebut akan membahas pencocokan data perkara dan sinergi penanganan kasus yang dapat ditindaklanjuti bersama.

"Penegakan hukum merupakan salah satu yang sangat penting dalam penanganan karhutla pada tahun ini," pungkasnya. (Asp)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Raja Juli Antoni #Menteri Kehutanan #Izin Usaha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare
Pemerintah membekukan izin enam perusahaan terkait karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Total lahan terbakar mencapai 7.531 hektare.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare
Indonesia
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar belum padam. Api mengancam mata air warga, pemadaman udara terkendala angin, dan polisi diminta menyelidiki penyebabnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Indonesia
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Total target penanganan karhutla di enam provinsi tersebut mencapai 1.024,33 hektare. Dari jumlah itu, tim gabungan baru memadamkan 454,25 hektare.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Indonesia
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Salah satu wilayah yang menghadapi kendala pemadaman yakni Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Indonesia
BNPB Uji Coba Dry Ice untuk Modifikasi Cuaca, Upaya Kurangi Dampak Asap Karhutla
BNPB menguji coba dry ice dalam operasi modifikasi cuaca. Teknologi ini dinilai bisa mengurangi dampak karhutla.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
BNPB Uji Coba Dry Ice untuk Modifikasi Cuaca, Upaya Kurangi Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Daniel Johan mendorong rehabilitasi lahan bekas karhutla dengan pohon keras dan tanaman produktif. Meminta anggaran kehutanan memprioritaskan pemulihan hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Indonesia
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Almuzzammil Yusuf menginstruksikan pejabat partai menyisihkan gaji untuk korban karhutla, menyiapkan layanan kesehatan darurat, dan mendesak penegakan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Indonesia
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Tinggal 2-3 Km dari Rumah Penduduk, Pemkab Cairkan Belanja Tidak Terduga
Kebakaran Gunung Arjuno mendekati permukiman warga sejauh 2-3 km. Pemkab Pasuruan cairkan BTT perbaiki pipa air 5,2 km. Simak laporan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Tinggal 2-3 Km dari Rumah Penduduk, Pemkab Cairkan Belanja Tidak Terduga
Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Bagikan