Orbituarium

Pemeran Soeharto, Amoroso Katamsi, Berpulang

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 17 April 2018
Pemeran Soeharto, Amoroso Katamsi, Berpulang

Amoroso Katamsi memerankan Soeharto pada film Pengkhianatan G30S/PKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR duka kembali menyambangi dunia perfilman Tanah Air. Aktor senior Amoroso Katamsi meninggal dunia, Selasa (17/4) pagi. Kabar duka tersebut diketahui dari cicitan Goenawan Mohamad di akun Twitter-nya.

Amoroso Katamsi
Amoroso Katamsi saat memerankan sosok Soeharto (kanan). (foto: youtube)

"Amaroso Katamsi, aktor yg memerankan Presiden Suharto dalam pelbagai film, meninggal Selasa dini hari," ujarnya dalam unggahan tersebut.

Amaroso diketahui merupakan seorang dokter TNI-AL. Keterlibatannya di dunia film diawali dari mengikuti grup teater yg dipimpin sutradara Arifin C Noer sejak masih kuliah di Yogyakarta.

Aktor kelahiran 21 Oktober 1940 ini memang lebih dikenal lewat perannya sebagai Soeharto pada film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI yang dibuat pada 1982. Namun, ia juga diketahui juga memerankan sosok Soeharto di film Djakarta 1966 yang berkisah tentang proses munculnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Dengan profesi sebagai dokter di TNI-AL, tak mengherankan ia bisa tampak menyatu dengan sosok yang ia perankan.

Ayah dari penyanyi seriosa Aning Katamsi dan musisi Doddy Katamsi itu diketahui memang telah lama sakit. Amoroso dikabarkan meninggal dunia pada pukul 01.40 WIB di RSAL Mintohardjo. Jenazahnya akan dimakamkan di Kompleks AL Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Bapak Amoroso Katamsi telah berpulang ke Rahmatullah pada Selasa 17 April 2018 pukul 01.40. Semoga husnul khatimah. (Informasi dari Mas Doddy Katamsi, putra almarhum)," ujar seniman Chandra Malik lewat cicitan Twitter.

Selamat jalan, Amoroso Katamsi.(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan