Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemasangan Kaca Antipeluru di Gedung DPR Bukan Hisapan Jempol Belaka

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 18 Oktober 2018
Pemasangan Kaca Antipeluru di Gedung DPR Bukan Hisapan Jempol Belaka

Kaca di salah satu ruangan di lantai 13 Gedung DPR bolong terkena peluru (ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rencana gedung DPR dipasangi kaca antipelurun paska insiden peluru nyasar bukan sekedar hisapan jempol.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Anton Sihombing mewacanakan Gedung MPR/DPR/DPD RI dipasang kaca antipeluru dan menutup lapangan tembak yang berada di belakang kompleks parlemen.

"Ya, kalau lapangan tembak tidak ditutup, apa salahnya kami pasang kaca antipeluru. Gedung-gedung di kementerian banyak yang menggunakan kaca antipeluru, lalu di DPR itu 'kan 560 orang merupakan pejabat negara," kata Anton di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (18/10).

Menurut dia, beberapa pihak jangan langsung "sewot" ketika ada wacana agar gedung parlemen menggunakan kaca antipeluru karena selama ini sudah banyak gedung kementerian yang menggunakan kaca antipeluru.

Salah satu ruang kerja di lantai 13 Gedung DPR yang terkena tembakan (ist)

Kalau wacana itu terwujud, menurut dia, anggaran yang dikeluarkan negara diperkirakan tidak terlalu besar. Namun, berefek pada terjaminnya keamanan di kompleks parlemen.

Menurut dia, sebelum melaksanakan wacana itu, BURT meminta agar lapangan tembak ditutup dan memanggil Kementerian Sekretaris Negara (Kemensekneg) sebagai pengelola Gelora Bung Karno pada tanggal 23 atau 24 Oktober 2018.

"Kami juga akan undang Kapolri karena menurut Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional dan UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri bahwa tugas pengamanan objek vital ada di kepolisian," ujarnya dikutip Antara.

Anton mengatakan bahwa lapangan tembak yang berada dekat kompleks parlemen harus ditutup dan direlokasi karena tidak memungkinkan di kota metropolitan, seperti Jakarta, tetapi lapangan tembak berada di tengah kota. (*)

#Peluru Nyasar Ke DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan