MerahPutih.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan melakukan perluasan kebijakan ganjil genap dalam perhelatan Asian Games 2018.
Perluasan lokasi ganjil-genap meliputi Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono-Jalan DI Panjahitan-Jalan A Yani-Jalan Simpang Coca Cola atau Jalan Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
Kemudian Jalan Arteri Pondok Indah mulai Jalan Kartini-Kebayoran Baru, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan dan Jalan Bunyamin Sueb Kemayoran Jakarta Pusat. Kebijakan ganjil genap ini akan di mulai pada akhir Juli sampai penyelenggaraan.
Tak hanya ganjil genap, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan dilakukannya jalur khusus di tol. Hal itu dibuat agar para atlet yang singgah di Wisma Atlet di Kemayoran mendapat kemudahan menjangkau venue Asian Games.
"Jadi rekayasanya sudah disiapkan ada jalur tol, jalur khusus untuk bus pengangkut atlet dan nanti yang permanan selama acara itu adalah di dalam ringroad dalam kota karena mereka memfasilitasi untuk rute wisma atlet Senanyan, Wisma atlet-Taman Mini-Cibubur-Rawamangun itu yang sehari-hari nanti akan disiapkan jalur khusus di tol," kata Anies di Jakarta, Rabu (23/5).
Selain itu, kendaraan yang mengangkut para atlet akan berlalu lalang setiap lima menit. Selain di jalur tol, ada juga jalur khusus untuk para atlet seperti Wisma Atlet menuju Senayan.
Upaya BPTJ melakukan rekayasa lalu lintas dengan memperluas kebijakan ganjil genap di jalan protokol dan rekayasa jalan tol untuk menuju venue Asian Games dinilai lebih baik dibandingkan harus meliburkan anak-anak sekolah yang berada di wilayah Ibu Kota Jakarta.
Karena, yang menyebabkan kemacetan di Jakarta adalah pengguna motor dan mobil pribadi. "Karena ini diatur saja perjalananya sehingga tak merugikan banyak orang, orang ga rugikan. Memang harusnya penggunaan motor pribadi itu dikendalikan harus dikendalikan karena sumber macet itu kan penggunaan motor pribadi, mobil pribadi itu kan yg bikin macet," kata Pengamat Transoportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan kepada Merahputih.com.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, perluasan wilayah ganjil genap dan rekayasa jalan tol ini dilakukan agar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Asian Games tetap terjaga baik.
Sosialisai perluasan area ganjil genap ini akan dilakukan pada minggu keempat dan kelima bulan Juni 2018. Untuk uji cobanya akan dilakukan pada minggu pertama dan kedua bulan Juli 2018.
Setelah uji coba dilakukan, evaluasi perluasan ganjil genap akan dilakukan pada minggu ketiga bulan Juli 2018. "Pelaksanaan ganjil-genap di sejumlah wilayah baru ini akan dimulai pada minggu keempat bulan Juli 2018," punkasnya. (Asp)