Pelatih Timnas Putri Satoru Mochizuki Membuka Tangan untuk Djenna de Jong yang Sebelumnya Batal Dinaturalisasi
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. (Dok. PSSI)
MerahPutih.com - Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki terbuka untuk Djenna de Jong. Ia mengatakan pemain sepak bola putri itu masih berpeluang membela Timnas Putri setelah batal menjalani proses naturalisasi.
"Saya pribadi memang sudah menantikan beliau. Waktu itu, dia bahkan sempat datang jauh-jauh ke Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC)," kata Mochizuki di sela-sela latihan Timnas Putri di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/6).
"Namun karena mengalami cedera lutut, sehingga belum memungkinkan untuk latihan. Makanya waktu itu belum jadi."
Mochizuki menyatakan sangat terbuka kembali mengundang pemain-pemainnya mengikuti TC.
"Kami juga membuka kemungkinan proses naturalisasi, jika memang semua pihak setuju," tambah dia.
Baca juga:
Djenna de Jong sempat digadang-gadang akan menambah kekuatan Timnas Putri Indonesia setelah Estella Loupatty dan Noa Leatomu.
Namun, proses tersebut batal karena menurut PSSI pemain jebolan kompetisi Jerman itu tak masuk skema Mochizuki.
Pada 29 April, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sendiri mengatakan tidak tuntasnya proses naturalisasi pemain adalah wajar dan pernah terjadi sebelumnya.
Itu tergantung standar atau keinginan pelatih, selain komitmen PSSI untuk transparan dalam membangun tim.
Pernyataan Erick ini merespon pengakuan Djenna yang memutuskan mengundurkan diri untuk menjalani proses WNI karena merasa diperlakukan "sangat tidak profesional" oleh PSSI dalam menjalani proses naturalisasi.
"Semua ini membuat saya memutuskan untuk tidak lagi bermain untuk Indonesia. Saya tahu harga diri saya sebagai pribadi dan juga sebagai pemain, jadi ini adalah pilihan yang sudah dipertimbangkan dengan matang," tulis Djenna dalam akun Instagram-nya.
Timnas Putri baru-baru ini mendapat tambahan empat pemain naturalisasi yakni Iris Joska de Rouw (kiper), Emily Julia Frederica Nahon (bek tengah), Felicia Victoria de Zeeuw (gelandang serang), dan Isa Guusje Warps (penyerang sayap kanan).
Mereka telah ikut persiapan Garuda Pertiwi untuk Kualifikasi Piala Asia Putri 2026, yang digelar di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
AFC Ingatkan Pemerintah Malaysia untuk Tidak Campuri Urusan FAM, Bisa Datangkan Sanksi FIFA
36 Pemain Dipanggil untuk Uji Coba Timnas Putri Indonesia Melawan Nepal dan Taiwan Akhir November
FIFA Tolak Banding Malaysia soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi, Kena Denda Rp 7,2 Miliar
Banding Ditolak, FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Tetap Dijatuhi Hukuman karena Pemalsuan Dokumen
Timnas Putri Indonesia Gelar TC di Tokyo Jepang sebagai Persiapan SEA Games, 27 Pemain Dipanggil
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Herve Renard Utarakan Ketidaksukaan terhadap Naturalisasi Pemain
Gabung Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra Merasakan Sesuatu yang Istimewa
Timnas Putri Indonesia U-16 Gagal ke Final Setelah Ditumbangkan Australia, Timo Scheunemann Soroti Lini Pertahanan dan Penyerangan
Timnas Putri Indonesia U-16 Hadapi Vietnam di Perebutan Tempat Ketiga Setelah Kalah 0-3 dari Australia di Semifinal, Simak Jadwal Laga
Erick Thohir Harap Zijlstra dan Jonathans Bisa Diturunkan Saat Timnas Indonsia Jalani FIFA Match Day Bulan Depan