MerahPutih.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, enggan terlalu menspesialkan laga semifinal Piala Presiden 2026 kontra Persib Bandung. Laga tersebut dianggap sama, terlebih sebagai bagian persiapan tim menuju kompetisi Super League 2026/2027.
Persija akan berhadapan dengan Persib dalam semifinal yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa, 4 Agustus sore WIB.
Persija datang dengan fokus utama menjaga kesinambungan proses menuju Super League 2026/2027. Pemulihan kondisi para pemain menjadi perhatian utama agar tim mampu tampil dalam kondisi terbaik.
Tidak ada yang terlalu spesial. Kami bersiap agar para pemain bisa bekerja keras, dengan memulihkan kondisi fisik mereka dengan cepat agar bisa tampil maksimal,
kata Shin Tae-yong.
Baca juga:
Persib Bandung Tegaskan Tekad untuk Menang atas Persija demi Bobotoh
Shin Tae-yong Berharap Mentalitas Kuat
Pelatih asal Korea Selatan itu kembali menegaskan bahwa Piala Presiden menjadi bagian dari proses membangun tim menuju kompetisi resmi. Turnamen ini dimanfaatkan untuk memberi menit bermain kepada para pemain muda maupun wajah-wajah baru.
Lihat postingan ini di Instagram
Sejujurnya kami tidak terlalu memfokuskan turnamen ini (secara berlebihan), melainkan memberi kesempatan bertanding bagi pemain-pemain muda dan baru. “ “Namun, karena lawannya adalah Persib, bagaimanapun juga mentalitas para pemain dan segalanya harus kuat untuk memberikan pertandingan yang baik. Jadi kami pasti akan berbuat yang terbaik,
ujarnya.
Soal laga yang digelar tanpa kehadiran penonton, Shin menyayangkan. Menurutnya, atmosfer pertandingan besar sejatinya akan terasa lebih hidup dengan dukungan langsung dari tribun.
Baca juga:
Rasakan Rivalitas Persib vs Persija Sejak Dini, Gabriel Mutombo Tegaskan Mentalitas
“Sangat disayangkan. Sebenarnya dalam olahraga itu harus ada penonton agar para pemain bersemangat. Di pertandingan penting seperti ini bertanding tanpa penonton, secara pribadi, saya menilai sangat disayangkan,” tutur Shin. (*)