Pelatih Belanda Tidak Cocok Berkarier di Premier League
Ronald Koeman. Foto: Everton
MerahPutih.com - Ketatnya persaingan di Premier League membuat Ronaldo Koeman harus meninggalkan kursi pelatih Everton. Rentetan hasil buruk yang diraih Wayne Ronney dan kawan-kawan menjadi alasan manajemen memecat sang entenador.
Manajer berusia 54 tahun itu tak bisa dipertahankan oleh klub setelah kalah telak 2-5 dari Arsenal, Minggu (24/10/17). Rentetan hasil buruk ini mengirimkan Everton ke zona degradasi.
Pemecatan Koeman menjadi bukti bahwa pelatih Belanda tidak cocok berkarier di Premier League. Bisa dibilang hanya Guus Hiddink yang pergi dengan reputasi baik. Berikut pelatih Belanda yang alami pemecatan di Premier League
Ruud Gullit
Sempat mengesankan saat menjadi pemain merangkap pemain ketika membawa Chelsea menjuarai Piala FA 1997, Ruud Gullit dipecat pada pertengahan musim berikutnya karena perselisihan kontrak.
Gullit kemudian menangani Newcastle United pada 1998 yang dibawanya ke peringkat 13 dan kalah di final Piala FA di musim pertamanya. Gullit akhirnya mundur di awal musim berikutnya.
Martin Jol
Catatan Martin Jol bersama Tottenham Hotspur sejak 2004 terbilang cukup baik dengan dua kali finis di peringkat lima. Namun performa buruk Spurs di awal musim 2007-08 membuat Jol dipecat.
Rene Meulensteen
Lama menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United, tak menjami Rene Meulensteen meraih sukses serupa. Meulensteens mencoba peruntungan dengan menjadi manajer Fulham pada 2013-14. Pekerjaan itu hanya bertahan 75 hari sebelum akhirnya dipecat.
Louis van Gaal
Selama dua tahun bersama Manchester United Louis van Gaal mengalami pasang-surut, di dalam dan luar lapangan. Van Gaal berhasil membawa MU juara Piala FA pada 2016.
Van Gaal akhirnya dipecat setelah hanya membawa MU ke peringkat 4 dan 5 dalam dua tahun dipegangnya.
Dick Advocaat
Dick Advocaat sukses menyelamakan Sunderland dari degradasi saat mengambil alih klub di musim 2014-15. Musim berikutnya Sunderland berhasil membujuk Advocaat bertahan. Namun, pada awal Oktober 2015 Advocaat dan Sunderland putus hubungan setelah awal musim yang buruk.
Frank de Boer
Setelah menjalani awal buruk bersama Crystal Palace musim ini, Frank de Boer menjadi manajer pertama yang menjadi korban pemecatan di Premier League.
Tak hanya itu, De Boer mencatatkan rekor sebagai pelatih dengan masa tugas tersingkat (4 laga) dan poin terendah (0).
Sumber: Bolaskor.com
Bagikan
Berita Terkait
Menang Dramatis Tapi Berujung Tragis, Chelsea Terancam Sanksi FA Usai Terlibat Keributan Massal Lawan West Ham
Liverpool Terpuruk di Premier League, Richard Hughes Bela Arne Slot dan Transfer Pemain
Bantah Isu ke Arsenal, Eddie Howe Tegaskan Sandro Tonali Bahagia di Newcastle
5 Transfer Termahal Januari 2026: Manhester City Pecahkan Rekor Dunia, Tottenham Hotspurs 'Jual Rugi' Brennan Johnson
Arsenal Sulit Datangkan Sandro Tonali, Newcastle Sebut Cuma Omong Kosong
Kalahkan Chelsea, Liverpool Berhasil Amankan Tanda Tangan Bek Muda Rennes
Kemenangan Dramatis atas Fulham Lebih dari Sekadar 3 Poin bagi Pelatih Manchester United Michael Carrick
Drama MU vs Fulham: Michael Carrick Tidak Panik, Bikin 'Setan Merah' Lupa Cara Kalah
Update Klasemen Premier League 2026 Setelah MU Menang dan Manchester City Imbang Lawan Spurs
Hasil Pertandingan Liga Eropa: Inter Milan Makin Kedinginan di Puncak, Man City Kena 'Prank' Dominic Solanke