MerahPutih.com - Pelatih Bahrain Mohammed Al-Maqla membeberkan penyebab kekalahan dari Jepang di laga ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga Zona Asia, Selasa (20/3) lalu. Bahrain takluk 0-2 saat dijamu Samurai Biru di Stadion Saitama.
Adapun dua gol Jepang masing-masing dicetak Daichi Kamada (66’) dan Takefusa Kubo (87’).
“Jepang mampu mencetak gol pertama lewat serangan yang dimulai dari tengah lapangan, serta memanfaatkan ruang di pertahanan. Walaupun tim kita berusaha memaksa tim Jepang bermain panjang, namun tim Jepang berhasil membaca gaya permainan tersebut dan mampu memimpin,” kata Mohammed Al-Maqla kepada Alwatan News.
“Bola mati menjadi bagian penting dalam permainan, dan tim Jepang memanfaatkannya sepenuhnya, mencetak gol kedua di tengah kurangnya fokus dari pertahanan dan penjaga gawang yang salah posisi.”
Mohammed Al-Maqla juga menjelaskan bahwa pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic terlambat melakukan pergantian pemain. Ia juga menerangkan bahwa Talajic seharusnya mendorong Kamil Al Aswad lebih ke depan dan memasukkan pemain untuk memperkuat lini tengah dan menutup pemain Jepang. Mohamed Marhoon harusnya dimainkan di sayap.
Baca juga:
Timnas Indonesia Gelar Latihan Jelang Hadapi Bahrain, Mees Hilgers, Sandy Walsh, Ole Romeny Absen
“Kondisi fisik dan kelelahan yang dialami para pemain tim nasional akibat tekanan hebat yang mereka berikan di babak pertama dan keterlambatan dalam melakukan pergantian pemain, mengakibatkan kekalahan dari Jepang,” jelasnya.
Ia berharap kekalahan dari Jepang jadi pembelajaran. Ia juga meminta Timnas Bahrain lebih berani saat melawan Indonesia di laga kedelapan Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3).
“Tim nasional harus menggunakan hasil ini sebagai motivasi untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Indonesia pada 25 Maret, di babak kedelapan kualifikasi."
“Yang terpenting saat ini adalah menebusnya dengan kemenangan dan mengamankan tiga poin di laga melawan Indonesia, demi menghidupkan kembali harapan di grup ini. Saya yakin tim membutuhkan lebih banyak keberanian, lebih banyak pergerakan, dan perubahan dalam formasi dan gaya permainan sedemikian rupa sehingga dapat membantu untuk meraih kemenangan.”
Baca juga:
Kabar Buruk untuk Bahrain, 2 Bek Andalan Bakal Absen Melawan Timnas Indonesia
"Pelatih harus mencari solusi yang tepat untuk skuad yang akan bermain tanpa bek Amine Benadi karena akumulasi kartu kuning," jelasnya. (*)

