Pelaku Pelecehan Seksual Pasien Cantik Sudah Mengaku, Tapi Belum Ditetapkan Tersangka

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 26 Januari 2018
 Pelaku Pelecehan Seksual Pasien Cantik Sudah Mengaku, Tapi Belum Ditetapkan Tersangka

Rumah Sakit National Hospital Surabaya (MP/foto: Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan bahwa pelaku pelecehan seksual terhadap Widyanti (32), Zunaidi (30) sudah mengakui perbuatannya.

"Jadi bukan hanya di video, dari hasil pemeriksaan dia juga mengakui." kata Rudi di Surabaya, Jumat (26/1).

Namun, meski sudah mengakui perbuatannya, penyidik belum menetapkan Zunaidi sebagai tersangka. Pasalnya, penyidik hingga kini kekurangan alat bukti untuk menetapkan Zunaidi sebagai tersangka.

"Untuk merangkai bagaiman kronologis peristiwa, itu kan harus ada alat bukti dan keterangan sebelumnya terjadinya peristiwa." lanjut Rudi.

Sementara, hingga kini polisi sudah mengamankan barang bukti video menjadi viral tersebut. Sementara, kamera CCTV tidak ditemukan di ruang tersebut.Namun, polisi masih mendalami CCTV tempat lain yang masih berhubungan dengan kasus tersebut.

Peristiwa itu sendiri terjadi setelah dilakukan operasi. Zunaidi melakukan pelecehan selama dua menit hingga korban yang tak berdaya akibat bius, sedikit merontah.

Zunaidi pun menghentikan aksinya, lalu beberapa menit kemudian kembali melakukan pelecehan selama satu menit.

Berita ini merupakan ini merupakan laporan di Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lain tentang pelecehan seksual terhadap pasien rumah sakit dalam artikel:

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me
Bagikan