Film

Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Film 'The Platform'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2020
Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Film 'The Platform'

The Platform film yang sarat makna mengenai kapitalisme (Foto: Business Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENCARI film yang menggambarkan keadaan dunia saat ini? Kamu wajib banget menyempatkan waktu untuk menonton The Platform. Film asal Spanyol yang dibuat tahun 2019 ini baru saja dirilis di Netlix tanggal 20 Maret 2020.

Enggak butuh waktu lama sampai film ini ramai dibicarakan karena makna dan pesannya yang sesuai dengan realita sosial yang kita alami di tengah pandemi Corona saat ini. Penasaran? Berikut beberapa hal menarik seputar film The Platform.

Baca juga:

Bintang Film Contagion Bagikan Fakta dan Tips Cegah COVID-19

Kapitalisme yang digambarkan dalam The Platform

"Hunger unleashed that madman in us." Merupakan kutipan yang sangat tepat untuk menggambarkan film garapan Galder Gaztelu-Urrutia ini. The Platform menceritakan sebuah penjara bernama The Hole yang 180 derajat berbeda dengan bayanganmu selama ini tentang penjara. Soalnya The Hole merupakan penjara yang selnya berbentuk vertikal menurun ke bawah dari lantai 0 sampai 200an. Para narapida ditempatkan sepasang per lantai dengan bagian tengah yang merupakan lubang terbuka.

Nah lewat lubang tersebut setiap harinya turun meja yang berisi makanan. Para napi hanya punya waktu beberapa menit saja untuk makan sampai kemudian meja tersebut akan turun ke lantai berikutnya. Jadi kamu bayangkan kalau orang-orang di atas makan sepuasnya maka semakin ke bawah makanan tersebut pasti akan habis.

Menariknya lagi, para narapidana akan berada di lantai tersebut selama satu bulan lalu bulan berikutnya mereka akan dipindahkan ke lantai lain. Misalnya sekarang kamu ada di lantai 48, bulan depan kamu tiba-tiba bangun di lantai 171. Bulan depannya lagi kamu dipindahkan ke lantai 6.

Sepanjang film kamu dapat menyaksikan betapa rasa lapar akan membuat manusia menjadi gila dan menunjukkan sifat aslinya. Apalagi melihat orang-orang dengan kedudukan tinggi yang hanya mempedulikan keselamatan dirinya sendiri tanpa mengindahkan mereka yang berada di bawah. Padahal jika golongan atas menekan egonya dan menyisihkan makanan buat mereka yang dibawah maka semua akan mendapatkan makanan. Familiar dengan premis yang satu ini?

Menarik benang merah cerita dalam The Platform dan apa yang kita alami selama pandemi Corona saat ini, kita dapat melihat betapa hasrat itu dapat membutakan serta membuat orang kehilangan akal sehatnya dan bersikap egois untuk menyelamatkan diri sendiri.

Hal ini dapat kita lihat dari penimbunan masker, bahan makanan, dan tindakan jahat lainnya yang dilakukan oleh kalangan atas yang rakus dan mendominasi semuanya sendiri tanpa repot-repot memperhatikan mereka yang posisinya di bawah.

Padahal perlu diingat bahwa roda itu selalu berputar lho. Sama seperti dalam film, ketika ruangan sel berpindah lantai setiap bulan, posisimu sekarang mungkin di atas namun bagaimana dengan besok? Tidak ada yang tahu, bukan?

Baca juga:

Pandemi COVID-19 Tidak Halangi Proses Produksi Doctor Strange 2

Pesan dan pelajaran penting dari The Platform

Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Film 'The Platform'
Film ini mengajarkan kita untuk tidak menjadi tamak dan rakus (Foto: IMDb)

Banyak banget pesan dan pelajaran penting dari film ini. Pertama dan mungkin yang terpenting adalah jangan menjadi orang yang tamak dan rakus. Dalam film tersebut salah satu tokohnya berkata bahwa, "if everyone ate only what they needed, the food would reach the lowest level!". Kalimat tersebut mengajarkan kita kalau semua orang mengambil sesuai porsi dan kebutuhannya masing-masing maka semua orang akan sejahtera.

Selain itu, The Platform juga mengajarkan kita untuk berempati dan tidak apatis. Kalau kamu berada dalam situasi yang sama seperti di film memang lebih mudah untuk diam saja dan apatis apalagi kalau kamu berada di posisi atas.

Tetapi belajar dari sang tokoh utama yang berjuang untuk memberi keadilan buat semua orang, kamu juga bisa menjadi pribadi yang seperti itu kok. Soalnya bersikap adil itu enggak perlu dilakukan dengan heboh, hanya dengan hal-hal sederhana saja sudah cukup membuatmu menjadi orang yang adil lho.

Terakhir, kita semua memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan. Walau hanya satu orang saja namun kita tetap dapat membawa perubahan untuk dunia yang lebih baik. Dalam The Platform, kalau saja setiap orang mau menahan diri untuk tidak memakan semua hal dan menyisakan makanan maka semua akan selamat.

Kamu dapat menjadi contoh bagi orang lain, untuk melakukan kebaikan sehingga kita dapat tinggal di dunia yang lebih baik dan lebih adil. (Sam)

Baca juga:

Prediksi Tanggal Rilis Film-Film Hollywood yang Tertunda Karena Virus Corona

#Film #Netflix #Rekomendasi Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
Blumhouse dan Atomic Monster menyiapkan sembilan film horor untuk 2027, termasuk Paranormal Activity hingga The Exorcist: Martyrs. Simak jadwal rilisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
ShowBiz
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
Sandra Huller kabarnya bakal gabung Avengers: Doomsday. Namun, karakternya masih misterius.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
ShowBiz
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
Starvision mengumumkan pemain film Dompet Ayah Sepatu Ibu, adaptasi novel J.S. Khairen. Dibintangi Ardit Erwandha dan Wavi Zihan, film ini tayang pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
ShowBiz
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Meriahkan Halloween 2026 dengan 5 film horor Barat, dari The Exorcist dan The Shining hingga Hereditary, yang menawarkan teror dan cerita mencekam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
ShowBiz
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
Azman bergabung saat tim produksi masih membutuhkan pemeran utama.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
ShowBiz
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
Popularitas anime Jepang di pasar global belum menghapus persoalan kesenjangan upah pekerja, keterbatasan pendanaan, dan tantangan film animasi orisinal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
ShowBiz
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
Sekuel film horor Crawl dijadwalkan tayang 16 Juli 2027. Alexandre Aja kembali menyutradarai dengan lima aktor baru dan teror buaya yang masih dirahasiakan.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Oktober 2026
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
ShowBiz
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
Film sejarah yang berlatar era Perang Malaya pada 1948 ini mengeksplorasi konflik setelah Perang Dunia II melalui sudut pandang penderitaan rakyat dan mantan prajurit.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
ShowBiz
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
Vino G. Bastian, Pevita Pearce, dan Faradina Mufti membintangi 'Gasigogi', film drama garapan Lee Hwan-kyung tentang perjuangan ayah menyelamatkan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
Bagikan