Pekerja Kantoran Mulai Kembali Bekerja usai Libur Lebaran di Kawasan Perkantoran Jakarta
Merahputih.com - Suasana pekerja kantoran saat jam pulang kerja di Trotoar Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Pasca libur panjang Idul Fitri 1446 H selama sepekan, sebagian pekerja kantoran di kawasan perkantoran Sudirman-Thamrin, Jakarta sudah mulai kembali beraktivitas dan bekerja. Para pekerja kantoran nampak memadati trotoar dan JPO Senayan saat aktibitas pulang kerja.
Jadwal libur Lebaran 2025 dan cuti bersama Lebaran 2025 untuk karyawan swasta diatur dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1017, 2, 2, Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 (SKB Nomor 1017, 2, 2, Tahun 2024) atau yang umum dikenal dengan SKB 3 menteri. Adapun tanggal libur Lebaran nasional jatuh pada tanggal 31 Maret 2025 dan 1 April 2025.
Kemudian, tanggal cuti bersama Lebaran jatuh pada tanggal 2 hingga 7 April 2025. Namun, perlu diketahui bahwa jadwal libur Lebaran dan cuti bersama 2025 ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Dengan demikian, jika diurutkan, pekerja dan karyawan swasta. (MP/Didik Setiawan).
Berita Terkait
Momen Wali Kota Madiun Maidi Tiba di Gedung Merah Putih usai Terjaring OTT KPK
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan di PN Tipikor Jakarta
5 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta masih Terendam Banjir, Minggu (18/1)
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Aksi Band Sukatani Meriahkan Peringatan 19 Tahun Kamisan di Depan Istana Merdeka Jakarta
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer