PBSI Targetkan Satu Medali di Kejuaraan Dunia 2017

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 10 Juni 2017
PBSI Targetkan Satu Medali di Kejuaraan Dunia 2017

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Susy Susanti (keempat kiri). (Foto PBSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Akhirnya PBSI merilis nama-nama atlet bulu tangkis Indonesia yang akan diturunkan pada Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia, Agustus mendatang. Namun, PBSI memutuskan hanya mengirimkan tujuh wakil dari semula yang direncanakan 13 wakil.

“Karena waktunya yang bersamaan, kami harus membagi kekuatan, antara kejuaraan dunia dan SEA Games. Kami harus melihat pemain-pemain mana yang memiliki prospek untuk berprestasi di kejuaraan dunia. Kemudian kami juga harus memprioritaskan kekuatan untuk saling bantu,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti pada Sabtu (10/6).

Menurut Susy, PBSI mematok target satu medali dari sektor ganda putra.

“Targetnya satu medali. Dilihat dari kekuatannya ada di ganda putra dan ganda campuran. Memang mungkin yang paling berpeluang ada di ganda putra. Tapi tidak menutup kemungkinan di ganda campuran,” ujar juara Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting akan turun bersama rekannya Tommy Sugiarto. Anthony yang memberikan kejutan di Piala Sudirman, saat mengalahkan Viktor Axelsen dari Denmark, diharapkan bisa menjadi salah satu kekuatan Indonesia di kejuaraan dunia kali ini.

“Di tunggal putra, Tommy yang berada di luar Pelatnas bisa menentukan dia mau berangkat atau tidak. Sementara Anthony, saya melihat dia memiliki progress yang baik. Ada peningkatan dari hasil kemarin di Piala Sudirman saat dia mengalahkan Viktor Axelsen. Buat saya itu merupakan pencapaian yang cukup baik. Sehingga saya ingin mencoba, kalau di kejuaraan dunia dia seperti apa,” ungkap Susy.

Selanjutnya di ganda putra, Indonesia menurunkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Sedangkan ganda campuran akan diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

“Untuk ganda putra, kami memasukkan tiga pasangan, dari beberapa nama yang masuk. Berdasarkan pertimbangan kami, tidak mungkin semua kekuatan penuh diturunkan untuk kejuaraan dunia. Tiga pasangan ini diharapkan bahu membahu untuk saling membantu, siapapun yang maju, diharapkan wakil Indonesia yang bisa menang,” jelas Susy.

“Di ganda campuran kami menurunkan dua pasangan, Tontowi/Liliyana dan Jordan/Debby, karena memang ada peluang. Sebenarnya Ronald (Alexander)/Melati (Daeva Oktavianti) juga bisa masuk, tapi saya lihat penampilan mereka, kayanya kansnya agak berat. Saya rasa dua pasangan itu sudah cukup untuk saling membantu,” tambah Susy lagi.

Meski mendapat kesempatan untuk mengirimkan wakil tunggal putri dan ganda putri, Susy akhirnya memutuskan tak mengambil jatah tersebut. Menurut Susy, peluang dari dua sektor tersebut dinilai masih belum cukup untuk ambil bagian.

“Untuk tunggal putri dan ganda putri kami tidak kirim. Karena kansnya agak kecil. Kalau untuk mengejar jam terbang, kayanya jangan ke kejuaraan dunia. Kami melihat lebih kepada standar dan kualitas pemain kita sendiri. Mending kita perkuat aja di SEA Games. Kami harapkan ini bisa menambah medali juga untuk Indonesia,” lanjut Susy.

#Susy Susanti #PBSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
BWF menetapkan tenggat pengajuan dokumen bidding pada 28 Februari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Olahraga
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Eng Hian percaya target tersebut bisa tercapai, mengingat persaingan yang merata di antara pebulu tangkis.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Olahraga
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Apriyani dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia dipasangkan dengan Tiwi.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Olahraga
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Kebijakan protected ranking merupakan mekanisme perlindungan peringkat bagi atlet yang terpaksa absen dari kompetisi internasional akibat kondisi medis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Olahraga
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Indonesia memiliki lima wakil di Kumamoto Masters Japan 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 11 November 2025
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Olahraga
Bagian Regenerasi, Indonesia Turunkan Atlet Muda di Cabang Bulu Tangkis SEA Games 2025
Simak daftar atlet Indonesia yang akan turun di bulu tangkis SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 31 Oktober 2025
Bagian Regenerasi, Indonesia Turunkan Atlet Muda di Cabang Bulu Tangkis SEA Games 2025
Olahraga
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Perolehan poin yang signifikan ini tidak dapat dilepaskan dari performa Jojo yang baru saja naik ke podium tertinggi Denmark Open 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Olahraga
Berikut Tim Tim Bulu Tangkis IndonesiaYang Bakal Bertarung di Denmark Open 2025
Gelaran dengan level BWF Super 750 menawarkan hadiah senilai USD 950 Ribu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Oktober 2025
Berikut Tim Tim Bulu Tangkis IndonesiaYang Bakal Bertarung di Denmark Open 2025
Olahraga
Putri KW Amankan Tiket Semifinal Korea Open 2025, Bertemu Akane Yang Belum Pernah Ditaklukan
Putri KW bersua Akane sebanyak lima kali dalam pertemuan mereka sepanjang karir. Dari pertemuan tersebut, Putri KW belum pernah sekali pun menaklukkan Akane.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 September 2025
Putri KW Amankan Tiket Semifinal Korea Open 2025, Bertemu Akane Yang Belum Pernah Ditaklukan
Indonesia
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025, Ada 5 Wakil Indonesia Bertarung
Jonathan akan menghadapi atlet Jepang Kenta Nishimoto di Suwon Gymnasium, Suwon, setelah mengalahkan Chia Hao Lee dari Taiwan dengan 22-20, 15-21, 21-15 dalam tempo 1 jam 10 menit.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 September 2025
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025, Ada 5 Wakil Indonesia Bertarung
Bagikan