PB ESI Fokus Siapkan Timnas Esport untuk Kejuaraan Dunia

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 18 Juli 2024
PB ESI Fokus Siapkan Timnas Esport untuk Kejuaraan Dunia

Ilustrasi olimpiade esport. Foto: Unsplash/Florian Olivo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menyebutkan, keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menggelar Olimpiade Esports menjadi bukti, bahwa olahraga elektronik itu telah diakui dunia.

Kepala bidang wasit dan pelatih PB ESI, Christian Surjadi mengatakan, PB ESI menyambut positif Olimpiade Esports yang akan digelar secara perdana pada 2025 di Arab Saudi.

"PB ESI menyambut gembira akan dilangsungkannya Olimpiade Esports 2025 nanti. Ini menunjukkan konfirmasi atas pengakuan IOC terhadap esports dan membangun optimisme terhadap pengembangan maupun competitiveness esports sebagai salah satu olahraga baru yang paling diminati di dunia di era digital," kata Christian dikutip dari ANTARA, Kamis (18/7).

Christian mengungkapkan, PB ESI masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai jenis game yang akan dipertandingkan di Olimpiade Esports 2025.

Baca juga:

Timnas Esport Indonesia Berhasil Lolos ke IESF Riyadh 2024

Saat ini, PB ESI sedang fokus mempersiapkan timnas esport untuk mengikuti sejumlah turnamen dan kejuaraan dunia.

"Saat ini PB ESI tengah fokus di persiapan menjelang Kejuaraan Dunia IESF 2024 di Riyadh di mana Indonesia sudah meloloskan timnas di seluruh nomor yang diikuti, yaitu MLBB Men, MLBB Women, e-Football, dan PUBG Mobile, serta persiapan menuju AIMAG dan Global Esports Games yang diselenggarakan oleh Global Esports Federation akhir tahun di China," ujar Che.

"Untuk Olimpiade Esports kami masih menunggu informasi selanjutnya, termasuk gim apa saja yang nanti akan dipertandingkan."

Pada Jumat (12/7) lalu, IOC mengumumkan kerja sama dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Arab Saudi untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Esports perdana 2025.

Baca juga:

4 Tim Indonesia Siap Berlaga di Esports World Cup: Free Fire

Langkah tersebut menyusul pengumuman IOC baru-baru ini yang melaporkan, bahwa Dewan Eksekutif IOC (EB) telah mengusulkan adanya Olympic Esports Games.

Usulan itu pun akan disampaikan dalam sidang IOC yang akan digelar menjelang Olimpiade Paris 2024. Kemitraan antara IOC dan NOC Saudi berdurasi 12 tahun, dengan Olimpiade Esports akan diadakan secara rutin. (*)

#PB ESI #Esports #Game #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Jadwal Tim Indonesia di Asian Games 2026: Dua Final Bulu Tangkis Buka Peluang Emas
Jadwal tim Indonesia di Asian Games 2026 hari ini. Amri/Nita dan Leo/Daniel tampil di final bulu tangkis untuk memburu medali emas.
Frengky Aruan - 1 jam, 26 menit lalu
Jadwal Tim Indonesia di Asian Games 2026: Dua Final Bulu Tangkis Buka Peluang Emas
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Indonesia
Kalah Dari Jepang, Tim Pokémon Unite Indonesia Raih Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Pemain Pokémon Unite Indonesia Judha Raja Panggabean mengaku bangga dan senang bisa mempersembahkan medali bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Kalah Dari Jepang, Tim Pokémon Unite Indonesia Raih Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
ShowBiz
20th Century Studios Siap Adaptasi Game Roblox '99 Nights in the Forest' ke Layar Lebar
20th Century Studios dikabarkan mengadaptasi gim Roblox 99 Nights in the Forest menjadi film live-action. Josh Cooley ditunjuk menulis skenario.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
20th Century Studios Siap Adaptasi Game Roblox '99 Nights in the Forest' ke Layar Lebar
Olahraga
Cabang Esports Mulai Bergulir Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026
Pada Action-Adventure (Naraka: Bladepoint), Moch Afthon Fathony, Natha Dhiva Arya Kusuma, Darian Wicaksana Setyawan, dan Ararat Samuel Manullang dijadwalkan menghadapi China, Thailand, serta Malaysia di Grup A.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Cabang Esports Mulai Bergulir Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Jadwal Lengkap Asian Games 2026 22 September: Indonesia Tampil di 17 Cabor
Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 22 September akan menghadirkan 17 cabor. Salah satunya adalah bulu tangkis.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Jadwal Lengkap Asian Games 2026 22 September: Indonesia Tampil di 17 Cabor
Olahraga
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Indonesia mengoleksi lima emas di hari pertama Asian Games 2026. Emas menjadi target berikutnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Olahraga
Sumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari Teqball
Sumaya mengakui masih banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam mengurangi kesalahan-kesalahan kecil.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Sumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari Teqball
Bagikan