Patung Vokalis Rammstein Dicuri Kurang dari 24 Jam Setelah Diresmikan
Patung Till Lindemann dicuri kurang dalam 24 jam. (Foto: Instagram/@till_lindemann_official)
SEFANATIK apa pun kamu dengan idola, melakukan tindak kriminal adalah hal salah. Mungkin ini yang dirasakan vokalis Rammstein Till Lindemann sebagai korbannya. Pasalnya belum 24 jam sejak patung dirinya diresmikan, ada yang mencuri patung tersebut.
Dilansir dari Loudwire, patung itu berdiri di kota Rostock Jerman dekat lingkungan Evershagen, tempat pentolan Rammstein itu dibesarkan untuk menghormati perayaan ulang tahunnya yang ke-60.
Baca juga:
Vokalis Rammstein Kembali Rilis Buku Foto Bersama National Geographic
Lihat postingan ini di Instagram
Masih dari sumber yang sama, Loudwire melaporkan peristiwa itu terjadi sekitar jam 10 pagi waktu setempat. Polisi Rostock pun sedang mendalammi kasus ini dengan mencari saksi yang mungkin melihat kejadian tersebut.
Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi tiga setengah tahun sebelumnya. Di mana patung rapper kelahiran Rostock, Marteria, dipatahkan dan dicuri dua hari setelah didirikan. Kedua patung tersebut sama-sama dibuat oleh seorang seniman bernama Roxxy.
Sebagai vokalis dari band legendaris Rammstein. Lindemann selalu menulis lirik yang penuh kejutan dan terkadang mengambarkan kebrutalan, tapi umumnya selalu ada pesan tersembunyi di setiap bait liriknya. Itulah bagian tentang bagaimana bandnya Rammstein berhasil membangun basis penggemar yang cukup besar di seluruh dunia.
Salah satu penggemar itu termasuk seniman jalanan anonim yang menggunakan nama Roxxy Roxx. Ia mendirikan patung Lindemman yang ditempatkan di Rostock pada malam ulang tahun ke-60 rockstar tersebut.
Baca juga:
Kolaborasi Rammstein X Balenciaga Hadirkan Koleksi Eksklusif
Lihat postingan ini di Instagram
Sang seniman dalam akun Instagramnya sebelumnya sempat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Till Lindemann. “Selamat ulang tahun lebih awal @till_lindemann_official aku membuatkamu patung,” tulisnya.
Lahir di Leipzig pada 4 Januari 1963, kecintaan Lindemann pada lirik dimulai sejak usia dini. Dia menulis puisi pertamanya pada usia sembilan tahun.
Sebagai seorang remaja, ia menjadi perenang kompetitif yang sukses dan pada tahun 1980, ia terpilih untuk berpartisipasi dalam Olimpiade GDR (Jerman Timur). Selama Kejuaraan Eropa Junior pada tahun 1978 di Florence, dia menyelinap keluar untuk melihat kota, yang merupakan bagian dari alasan dia didiskualifikasi untuk permainan tersebut.
Lindemann sempat bekerja sebagai tukang kayu dan kemudian menemukan kecintaannya pada musik pada 1980-an, terutama musik underground di Jerman Timur. (far)
Baca juga:
Rammstein Konfirmasi Telah Selesaikan Album Baru saat Pandemi
Bagikan
Berita Terkait
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'