Patty Jenkins akan Sutradarai Sekuel Wonder Woman

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 September 2017
Patty Jenkins akan Sutradarai Sekuel Wonder Woman

Wonder Woman. (Foto: playbuzz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WARNER Bros Pictures telah meminta sutradara Patty Jenkins untuk menyutradarai sekuel film Wonder Woman. Demikian sebuah sumber mengatakan kepada CNN.

Kabar ini pertama kali diwartakan Variety, dan itu tidaklah mengejutkan.

Jenkins pun tak malu-malu membagikan idenya untuk sekuel film itu. Warner Bross secara resmi mengumumkan rencana sekuel itu pada Juli lalu.

Ia juga kerap memuji film tersebut di media sosial, membantah sutradara James Cameron yang bulan lalu menyebut Wonder Woman sebagai langkah mundur bagi kaum perempuan.

"Ketidakmampuan James Cameron untuk memahami Wonder Woman maupun perempuan di seluruh dunia amat mengejutkan. Meskipun ia pembuat film besar, dia bukan wanita," kata Jenkins dalam sebuah pernyataan pada saat itu.

Meski penghasilan box office musim panas mengecewakan, film Wonder Woman menjadi sebuah titik terang.

Film yang diputar perdana pada Juni itu meraup lebih dari US$410 juta di AS saja. Demikian penilaian Box Office Mojo. Film itu mencatat rekor US$103,1 miliar pada akhir pekan pembukaannya. Itu menjadikannya penghasilan pembukaan terbesar untuk sutradara perempuan. Rekor sebelumnya dipegang Sam Taylor-Johnson untuk Fifty Shades of Grey di 2015.


Sekuel Wonder Woman direncanakan tayang pada 13 Desember 2019.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan