Film

‘Paranormal Activity’ Film Horor Paling Menguntungkan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 01 Desember 2020
‘Paranormal Activity’ Film Horor Paling Menguntungkan

Ketegangan 'Paranormal Actvity' terasa nyata. (Foto: syfy wire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENCINTA film horor pasti sudah tidak asing lagi dengan film satu ini, Paranormal Activity. Film yang hanya memperlihatkan kejadian tak kasat mata melalui kamera CCTV di dalam rumah ini memegang rekor film horor paling menguntungkan.

Melansir laman Screen Rant, sebelumnya The Blair Witch Project memegang rekor tersebut. Film yang diproduksi pada 1999 itu menggunakan anggaran rendah dan hanya mengandalkan jalan cerita yang bikin penonton tegang.

Baca juga:

'Host', Film Horor yang Sepenuhnya Diproduksi Menggunakan Aplikasi Zoom

Sudah banyak film horor beranggaran rendah yang mencoba meniru teknik penggarapan cerita The Blair Witch Project, yaitu menggunakan sudut pandang kamera dari pemain. Namun, belum ada yang bisa menandingi kesuksesan film tersebut.

Sutradara Oren Peli dalam rumah lokasi syuting Paranormal Activity (iHorror.com)

Pada 2007, sutradara Oren Peli mampu menyaingi film tersebut lewat Paranormal Activity. Film ini hanya memiliki anggaran produksi sebesar US$15 ribu atau setara dengan Rp211 juta. Meskipun demikian, keuntungan yang didapat dari film ini mencapai US$193 juta atau setara dengan Rp2,7 triliun. Menarik bukan?

Peli mengungkapkan alasan utama keberhasilan Paranormal Activity karena menyempurnakan 'formula' The Blair Witch Project. Menurutnya, pengambilan gambar serta karakter yang sengaja ditampilkan sebagai non-aktor, merupakan elemen penting dalam pembuatan film.

Ia juga memanfaatkan sumber daya yang tersedia, sehingga dapat mengurangi anggaran pembuatan film. Ternyata, penonton cenderung lebih menyukai latar belakang di dalam rumah ketimbang hutan seram seperti The Blair Witch Project.

Baca juga:

Film 'Halloween Kills' Diharapkan Tetap Rilis Tahun ini

Dengan hanya merekam aktivitas gaib di rumah, Peli membutuhkan penyesuaian setiap CCTV agar hasilnya terlihat lebih menakutkan dari awal hingga akhir film. Meski terlihat biasa, CCTV rupanya memberikan nuansa film lebih seram dan mengurangi anggaran. Adegan film terasa seperti kejadian nyata.

Peli juga mendesain estetika film sesuai dengan peralatan yang ia miliki. Selain menggunakan CCTV, pengambilan gambar juga melalui pemain yang menggenggam kamera. Apalagi saat suasana rumah di malam hari, makin membuat penonton merasakan jump scare.

Walaupun banyak adegan intens, Peli membuat segalanya tetap sederhana. Seperti saat adegan sang aktor diseret ke luar kamar tidurnya. Ternyata aktor tersebut hanya ditarik kakinya menggunakan tali tersembunyi. Hal tersebut dapat dengan mudah ditutupi dalam proses produksi.

Bahkan, film horor populer ini tidak ada adegan di luar rumah. Dari situ, Peli membuktikan alur cerita menarik serta cara eksekusi film yang cermat merupakan hal terpenting. Alur cerita film tak melulu bergantung pada biaya produksi mahal yang didukung fasilitas studio. (scp)

Baca juga:

Dianggap Sebagai Kutukan, Film Horor 'Antrum' Siap Meneror via Digital

#Film #Film Horor #Horor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
ShowBiz
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Robert Pattinson mulai merasakan dampak usia saat melakoni adegan perkelahian di The Batman Part II. Simak pengakuan lengkapnya mengenai proses syuting!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Bagikan