Film

'Paranoia' Jadi Genre Thriller Pertama Riri Riza

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 15 Oktober 2021
'Paranoia' Jadi Genre Thriller Pertama Riri Riza

Pengalaman pertama Riri Riza. (Foto: Instagram/rizariri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM Paranoia menjadi tantangan tersendiri bagi sutradara Riri Riza karena menjadi film bergenre thriller pertamanya. Di tengah pandemi saat ini, Riri mengatakan justru menjadi salah satu motivasi terkuatnya untuk menggarap Paranoia bersama Mira Lesmana dan Miles Films.

"Semua irama hidup kita berubah. Banyak hal yang tidak kita mengerti dan melahirkan rasa takut, khawatir, dan tegang. Itulah kemudian kita berpikir dalam waktu singkat. Pendekatan ini sangat efektif dan mungkin dikerjakan dalam kondisi yang ketat di sebuah bubble," kata Riri Riza mengutip ANTARA.

Proses syuting Paranoia dimulai pada November 2020 dan hanya dilakukan di satu tempat tertutup atau biasa disebut bubble, memungkinkan seluruh tim dapat berkomunikasi secara intensif.

Saat menggarap film thriller pertamanya ini, Riri tidak mau memandangnya sebagai sesuatu yang berat. Justru, dia mengaku banyak belajar saat memproduksi film tersebut. "Saya banyak diskusi dengan produser, DOP, saya melihat lagi apa itu sudut pandang, karena di film ini yang paling penting adalah kita punya empat sudut pandang tokoh," ujarnya.

Baca juga:

Film ‘Paranoia’ dari Riri Riza Segera Tayang di BIFAN 2021

'Paranoia' Jadi Genre Thriller Pertama Riri Riza
Mausk nominasi di FFI 2021. (Foto: Instagram/rizariri)

"Tentu saja ada hal-hal teknis baru seperti bagaimana menyiapkan diri untuk sequence action, bermain di ruangan yang lebih gelap, dan bagaimana agar editing bisa membangun ketegangan," lanjutnya.

Momen baru lain yang ia jalani selama proses produksi film Paranoia adalah koreografi yang biasa dilakukan di luar jam syuting. "Jadi selesai syuting kita bekerja lagi sama Lukman, Nicho, Nirina, untuk memikirkan pendekatan-pendekatan koreografi. Kita juga senang karena berkumpul dengan orang yang spirit-nya sama," tutur sutradara yang juga menggarap film Laskar Pelangi ini.

Baca juga:

Trailer 'Paranoia' Bikin Penonton makin Tegang

Film yang dibintangi Lukman Sardi, Nicholas Saputra, Nirina Zubir, dan Caitlin North-Lewis itu akan tayang di bioskop Indonesia pada 11 November 2021.

Di sisi lain saat menerima tawaran bermain di film Paranoia, Lukman Sardi merasa itu sesuatu yang luar biasa. Karena, setelah belasan tahun dia akhirnya bisa kembali beradu akting dengan Nicholas Saputra dan Nirina Zubir yang dia kenal sejak lama.

"Pertama kali Mbak Mira dan Mas Riri telepon akan ada project film thriller, lalu akan berproses lagi bersama Nicho setelah sekian belas tahun, lalu ada Nirina yang aku udah kenal lama banget. Ini jadi pengalaman yang baru, ditambah lagi ada Caitlin yang menurut aku luar biasa," tutur Lukman Sardi.

Menjelang tayang, film tersebut masuk tiga nominasi untuk memperebutkan Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021. Sebelumnya, Paranoia telah melakukan world premiere di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) ke-25 yang berlangsung 8-18 Juli 2021 di Korea Selatan. (and)

Baca juga:

Lukman Sardi Ungkap Kisah Menarik Saat Bintangi Film 'Paranoia'

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Bagikan