MerahPutih.com - Linda Gallery sebagai prakarsa pameran tunggal bertajuk 'Twilight of The Gods' di Singapura, menampilkan karya-karya terbaru milik seniman Zhang Lin Hai.
Mengutip ANTARA pada Senin (29/1), CEO Linda Gallery, Linda Ma, merasa bersyukur bisa kembali menampilkan karya terbaru seniman surealis kontemporer yang pernah menggelar pameran tunggal di Museum Nasional, Jakarta.
"Dibuat dengan hati, hingga emosi dan gairahnya sebagai seniman bisa dirasakan dalam karya-karyanya. Tidak banyak seniman lukis seperti Zhang Lin Hai. Itu sebabnya, saya sangat bersemangat kembali memamerkan puluhan karya terbarunya di awal tahun ini,” ucap Linda.
Baca juga: Seniman Inggris Buat Ulang Karya Banksy Jadi Seukuran Lubang Jarum
Linda menjelaskan, terdapat perubahan signifikan dalam karya-karya terbaru Zhang. Ia melihat, ada trauma masa lalu yang mulai terkikis secara perlahan. Kemudian, pilihan sang seniman untuk menetap di Kanada dalam beberapa tahun terakhir turut mengubah karya-karya Zhang menjadi 'lebih kaya'.
Zhang memiliki masa lalu yang kelam, karena dibesarkan di panti asuhan dan mengalami cacat fisik akibat penyakit polio. Ia juga menjadi saksi hidup pergolakan revolusi kebudayaan di Tiongkok pada masa itu.
View this post on Instagram
Setelah lulus dari Akademi Seni Rupa Tianjin, Zhang mulai membuat berbagai karya seni, yang dimulai dari ukiran kayu. Kemudian, berkembang ke kanvas yang menjadi cara ia "bertahan hidup dari reruntuhan masa lalu".
Ciri khas karyanya terletak pada gambar anak-anak botak yang berkeliaran di padang gurun dan perdesaan. Subjek tersebut berasal dari rasa sakit dan kesedihan pribadinya sebagai seorang anak, kemudian mencerminkan perjuangan masa kecil serta mimpinya untuk melarikan diri dan upaya pembebasan. (far)
Baca juga: Tato Temporer Terbitkan Kekhawatiran di Kalangan Seniman