MerahPutih.com - Leipzig Arena menjadi saksi lahirnya sejarah baru bagi Crystal Palace. Klub asal London Selatan itu akhirnya meraih trofi Eropa pertama mereka setelah menundukkan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dengan skor tipis 1-0 pada final Liga Conference 2025/26, dini hari tadi.
Rayo Vallecano sejatinya lebih menguasai jalannya laga. Namun, gol tunggal Jean-Philippe Mateta di menit ke-50 memastikan The Eagles mencatatkan tonggak bersejarah klub.
Baca juga:
Sejak menit awal, kedua tim tampil agresif. Rayo sempat mengancam lewat Alemao dan Unai Lopez, namun penyelesaian akhir mereka belum menemui sasaran. Palace juga punya peluang emas melalui sundulan Tyrick Mitchell, tetapi skor tetap 0-0 hingga jeda.
Mateta Jadi Pahlawan
Lima menit selepas turun minum, Palace memecah kebuntuan. Sepakan keras Adam Wharton ditepis kiper Augusto Batalla, bola liar disambar Mateta menjadi gol penentu.
Unggul satu gol membuat Palace semakin percaya diri. Yeremy Pino hampir menambah keunggulan lewat tendangan bebas, namun tiang gawang menggagalkan peluang tersebut.
Rayo mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi melalui Sergio Camello dan Pedro Diaz, tetapi rapatnya pertahanan Palace membuat mereka frustrasi.
Baca juga:
Pep Guardiola Restui Crystal Palace 'Bantu' Arsenal Juara Liga Inggris Lewat Rotasi
Kemenangan Klub Papan Tengah
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 bertahan dan Palace resmi mengangkat trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Kemenangan ini bukan hanya soal gelar, tetapi juga simbol kebangkitan. Palace yang selama ini dikenal sebagai tim papan tengah Premier League kini menorehkan nama mereka di peta sepak bola Eropa. (*)

