Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pakai Jaket Ponco, Kiai Ma'ruf Kampanye Orang Miskin Boleh Sakit di Era Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 05 April 2019
Pakai Jaket Ponco, Kiai Ma'ruf Kampanye Orang Miskin Boleh Sakit di Era Jokowi

Cawapres RI Ma'ruf Amin mengenakan jaket hoodie saat menghadiri kampanye akbar di Lapangan Marzuki Mahdi, Bogor, Jumat (Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin bergaya anak muda di usianya yang sudah kepala tujuh saat kampanye akbar di Lapangan Marzuki Mahdi di Kota Bogor, Jawa Barat.

Memakai jaket hoodie alias ponco putih dengan gambar #01 dipadu peci dan selendang putih, Ma'ruf menegaskan rakyat miskin tidak perlu takut sakit jika Joko Widodo (Jokowi) jadi presiden.

"Sekarang sudah 96,8 juta yang dibayari pemerintah, katanya orang miskin cuma 25 juta. Sekarang tidak perlu takut 'sadikin', sakit sedikit miskin, karena sudah dibayari pemerintah," kata Kiai Ma'ruf, dalam kampanye, Jumat (5/4).

maruf jaket hodie
Cawapres RI Ma'ruf Amin mengenakan jaket hoodie saat menghadiri kampanye akbar di Lapangan Marzuki Mahdi, Bogor, Jumat (Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf).

Ma'ruf menjelaskan Jokowi juga telah mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar sehingga anak-anak tidak mampu bisa sekolah. Menurut dia, orang yang masih mengatakan Jokowi tidak berbuat apapun adalah orang yang selama ini tengah tertidur.

"'Ngorok sia', makanya kita bangun. InsyaAllah Indonesia akan maju. Apa yang sudah ada akan dilipatgandakan kalau Jokowi-Amin menang," tutur ulama asal Banten itu.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf juga menargetkan bersama Jokowi dapat menang besar meraih suara warga Bogor saat pencoblosan 17 April mendatang. "InsyaAllah Bogor menang 01, 70 persen. Haqul yakin kali ini pasti menang," tutup dia. (Knu)

#Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan