Padat Banget! Kini Satu Gerbong KRL Dipadati 300 Penumpang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Padat Banget! Kini Satu Gerbong KRL Dipadati 300 Penumpang

KRL Jabodetabek.(foto: dok PT KCI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia memproyeksi akan terjadi kenaikan volume penumpang kereta rel listrik (KRL), dari 339 juta penumpang sepanjang tahun 2025, menjadi 437 juta penumpang pada 2030.

Kemudian, berdasarkan proyeksi volume penumpang, jika diasumsikan tidak terdapat pengadaan sarana hingga 2030, maka diperkirakan tingkat kepadatan saat jam sibuk atau peak hour mencapai enam kali lipat dari kepadatan saat ini.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan, satu gerbong kereta rel listrik (KRL) dipadati oleh sekitar 300 penumpang saat peak hour atau jam sibuk.

“Perlu digarisbawahi, pada saat ini, satu gerbong pada peak hour itu penumpangnya sekitar 300 orang,” ucap Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/2).

Baca juga:

Resmi Dibuka, Stasiun Jatake Serpong Jadi Simpul Pertemuan 4.000 Penumpang KRL Jabodetabek

Apabila dilihat dari ukuran gerbong dengan luas sekitar 60 meter persegi, lanjut dia, maka dalam 1 meter persegi dipadati oleh 5 orang.

Dia menyampaikan, kepadatan tersebut akan terus bertambah dan mencapai 6 kali lipatnya pada 2030 apabila armada KRL tak segera ditambah.

“Kepadatan penumpang pada KRL mengakibatkan penurunan tingkat kenyamanan penumpang dan peningkatan risiko terhadap keamanan penumpang,” ucap Bobby.

Ia menyebutkan stasiun-stasiun yang menjadi titik kepadatan penumpang, yakni Stasiun Bogor, Stasiun Depok, dan Stasiun Bekasi untuk stasiun-stasiun yang berada di luar Jakarta.

Sedangkan, untuk stasiun di Jakarta, terdapat empat stasiun yang menurutnya sangat padat, yakni Stasiun Sudirman, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Sudirman Baru.

Ketika menyampaikan paparan, Bobby mengambil contoh kepadatan KRL yang dihadapi oleh penumpang Green Line atau jalur Rangkasbitung.

“Memang saat ini, kereta yang ke sana (Rangkasbitung) itu headway-nya masih 10–15 menit. Belum bisa kami perpendek headway-nya karena memang ada permasalahan sistem dari kelistrikan, elektrifikasinya, dan juga signaling-nya,” katanya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bobby menyampaikan pada 2026, KAI akan meningkatkan elektrifikasi 3 ribu kV menjadi 4 ribu kV.

“Kami juga akan upgrade signaling system-nya,” kata Bobby.

#Penumpang KRL #KRL Jabodetabek #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan