K-Pop

Orangtua NewJeans Tuding CEO HYBE Bang Si-hyuk Sabotase Penampilan di Hong Kong

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Februari 2025
  Orangtua NewJeans Tuding CEO HYBE Bang Si-hyuk Sabotase Penampilan di Hong Kong

Para orangtua NewJeans tuduh Bang Si-hyuk sabotase penampilan di Hong Kong.(foto: Allkpop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ORANGTUA para member NewJeans mengajukan tuduhan serius terhadap CEO HYBE Bang Si-hyuk. Mereka mengklaim Si-hyuk berusaha menghentikan penampilan grup tersebut di ComplexCon Hong Kong.

Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan melalui media sosial, para orangtua menyampaikan kekecewaan mereka terhadap tindakan HYBE dan beberapa asosiasi hiburan Korea. Pernyataan itu mengacu pada isi pernyataan publik terbaru dari lima organisasi hiburan terkemuka Korsel, yakni Asosiasi Manajemen Hiburan Korea, Asosiasi Produser Hiburan Korea, Asosiasi Industri Label Musik Korea, Asosiasi Industri Rekaman Korea, dan Asosiasi Konten Musik Korea.

Kelima asosiasi tersebut mengeluarkan surat yang mendesak adanya undang-undang khusus mengenai tampering dalam industri K-pop, dengan fokus utama pada situasi yang melibatkan NewJeans dan ADOR. Para orangtua menekankan bahwa proses hukum terkait dengan kasus ini masih dalam tahap awal, dan pernyataan dari asosiasi tersebut berpotensi merusak keadilan proses hukum.

Mereka juga menuduh Si-hyuk telah secara langsung menghubungi pihak terkait di Amerika Serikat untuk mencegah NewJeans tampil. Mereka juga menuduh HYBE memperlakukan para anggota grup hanya sebagai aset komersial. "Meskipun kami telah berupaya menyelesaikan masalah ini secara internal, HYBE terus memperlakukan anggota NewJeans seperti alat untuk mencari keuntungan, tanpa menunjukkan kepedulian terhadap kekhawatiran kami," kata para orangtua dalam pernyataan mereka. Selain itu, mereka juga mengungkap tidak pernah menerima tanggapan atas pengaduan resmi yang dikirimkan kepada CEO HYBE pada April 2024.

Para orangtua NewJeans menegaskan grup tersebut tetap bertekad untuk tampil sesuai jadwal mereka di ComplexCon Hong Kong. Mereka menyoroti bahwa itu akan menjadi penampilan pertama NewJeans dengan nama baru NJZ di atas panggung tanpa campur tangan dari HYBE maupun ADOR. Mereka juga mengajak para penggemar untuk mendukung NJZ saat mereka bersiap menunjukkan identitas baru mereka di bawah nama baru tersebut.

Baca juga:

Soroti Praktik Tampering dalam Konflik NewJeans vs ADOR, Pemangku Kepentingan Industri Musik Korea Selatan Tegaskan Kasus ini tak Boleh Jadi Preseden



Lebih jauh para orangtua mengkritik asosiasi hiburan yang dianggap berusaha memanipulasi opini publik dan melindungi kepentingan HYBE serta ADOR dengan mengorbankan kesejahteraan para anggota NewJeans. Seperti dilansir The Korea Times, mereka menyebut pernyataan asosiasi hiburan itu sebagai sesuatu yang ‘sangat disayangkan,. Menurut mereka, klaim yang belum diverifikasi itu bisa saja diperlakukan sebagai fakta yang dapat mengganggu keadilan dalam proses hukum.

"Tindakan ini tidak hanya merugikan anggota NJZ, tetapi juga seluruh industri K-pop. Sangat penting untuk menyadari bahwa peristiwa ini merupakan konflik antara sebuah agensi dan artisnya, bukan masalah sistemik dalam industri," kata mereka.

NewJeans baru-baru ini mengumumkan pemutusan kontrak mereka dengan ADOR, secara resmi mengakhiri hubungan mereka dengan HYBE dan menandai perubahan besar bagi grup ini. Penampilan mereka di ComplexCon diperkirakan akan menjadi penampilan publik pertama mereka dengan identitas baru sebagai NJZ.

NJZ dan ADOR dijadwalkan untuk menghadapi satu sama lain di pengadilan pada 7 Maret dan 3 April. Sidang pertama terkait permohonan perintah sementara untuk mempertahankan hak manajemen ADOR, sedangkan sidang kedua akan membahas gugatan mengenai keabsahan kontrak eksklusif grup tersebut.

Jelang sidang, banyak orang dalam industri ini percaya bahwa hukum lebih berpihak pada agensi. Sifat kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya ini membuat opini di dalam industri terpecah tajam.

“Fakta bahwa bahkan orangtua para anggota ikut campur menunjukkan betapa situasi ini belum pernah terjadi di industri K-pop. Saat ini, semua orang hanya menunggu keputusan yang adil dari pengadilan,” kata seorang ekskutif sebuah agensi yang tak mau disebutkan namanya.(dwi)

Baca juga:

NewJeans vs ADOR Berlanjut, Pemangku Kepentingan Industri Musik Korea Selatan Serukan Pembentukan Undang-Undang untuk Cegah Tampering

#K-Pop #New Jeans #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - 33 menit lalu
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
ShowBiz
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
mpq merilis 'Goodbye Everest (feat. Nabila Hanina)' sebagai single terakhir jelang album penuh kedua yang dijadwalkan hadir 23 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
ShowBiz
Makna Lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles, tentang Hubungan yang Tak Harus Abadi
Simak makna lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles tentang hubungan yang tak harus berlangsung lama untuk menjadi sesuatu yang istimewa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Makna Lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles, tentang Hubungan yang Tak Harus Abadi
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean, tentang Cinta dan Keinginan untuk Berkembang
Simak makna lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean tentang cinta, dukungan pasangan, impian, dan keinginan untuk berkembang sebagai individu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Makna Lirik Lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean, tentang Cinta dan Keinginan untuk Berkembang
Bagikan