Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ternyata Orang Indonesia Suka Belanja Daring di Hari Rabu

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 30 Januari 2018
Ternyata Orang Indonesia Suka Belanja Daring di Hari Rabu

Ilustrasi. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBELANJA secara daring sudah jadi gaya hidup di era digital ini. Membeli baju, makanan, kebutuhan rumah tangga, bahkan buku bisa dilakukan dengan nyaman di depan komputer. Bahkan, tidak sedikit juga aplikasi belanja yang tersedia. Hal itu membuat shopping bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari.

Selain mudah, berbelanja daring juga bisa dilakukan kapan saja, 24 jam sehari, tanpa batas waktu tutup. Sebuah riset yang dilaksanakan agregator perbelanjaan daring iPrice Group menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia gemar berbelanja di e-commerce pada jam kerja. Seperti dikutip dari Antara, pesanan belanja daring memuncak pukul 11.00. Hal itu diungkapkan Pemasar Konten Senior iPrice Group Andrew Prasatya dalam diskusi di Jakarta, Selasa (30/1).

Menurut data yang mereka kumpulkan dari berbagai e-commerce di Asia Tenggara periode kuartal ketiga 2016 hingga kuartal kedua 2017, jumlah pesanan pada pukul 11.00 rata-rata lebih tinggi 69% jika dibandingkan dengan jam lainnya. Bahkan, e-commerce masih mendapatkan banyak pesanan pada pukul 16.00, atau sekitar jam pulang kerja.

Perilaku berbelanja daring di Indonesia berbeda dengan Singapura. Di negeri jiran itu, pesanan banyak dibuat pada pukul 16.00 sampai dini hari.

Selain itu, konsumen Indonesia paling sering berbelanja pada Rabu. Di hari itu, pembelanjaan terjadi rata-rata 12% lebih tinggi jika dibandingkan dengan hari lainnya. Kebiasaan berbelanja daring pada Rabu, menurut Andrew, juga terjadi di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Berdasarkan riset iPrice Group, belanja daring setiap konsumen Indonesia selama kuartal III 2016 sampai kuartal II 2017 rata-rata US$ 36 dolar (setara Rp 481 ribu), jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan belanja daring konsumen Singapura yang tercatat US$ 91 dolar.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan