Musik

One Or Eight Gandeng pH-1 untuk Remix ‘Kawasaki’, Bawa Vibes Fresh dan Unik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Februari 2025
One Or Eight Gandeng pH-1 untuk Remix ‘Kawasaki’, Bawa Vibes Fresh dan Unik

One Or Eight gandeng pH-1 untuk remix 'Kawasaki'.(foto: dok Kawasaki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BOYBAND asal Jepang ONE OR EIGHT berkolaborasi dengan rapper Korea-Amerika pH-1 di versi remix lagu Kawasaki. Penampilan rap prima pH-1 membahana di atas beat powerful Kawasaki. Hasilnya yakni versi yang terdengar lebih fresh dan unik.

Tema utama all or nothing yang dibawa lagu Kawasaki mengambil inspirasi dari nama ONE OR EIGHT yang berarti ‘semuanya atau tidak sama sekali’. Slogan tersebut mewakili prinsip bahwa seluruh anggota ONE OR EIGHT mengambil risiko bersama-sama sebagai sekelompok teman yang berusaha keras untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar mereka.

Dalam versi remix ini, nuansa musik genre Jersey Club yang diusung Kawasaki tetap terdengar di versi baru ini bersama pH-1 yang juga kental dengan elemen trap. Hasilnya, beat yang enerjetik dan ritmik, ditambah dengan verse dari pH-1 yang memberikan makna lebih dalam dari lirik-lirik Kawasaki nan penuh semangat.

pH-1 ialah salah seorang pendiri label H1GHR Music bersama Jay Park dan Cha Cha Malone. Namanya dikenal lewat lirik-liriknya yang penuh makna dan performa rap yang penuh melodi. Ia telah berkolaborasi dengan banyak musisi ternama di dunia musik termasuk UMI, P-Lo, dan TXT. Selain itu, pH-1 juga telah menggelar tur dunia bertajuk ‘ABOUT DAMN TIME’ yang semua tiketnya habis terjual.

Baca juga:

ONE OR EIGHT Gandeng Big Sean untuk Versi Baru 'KAWASAKI'



“Saat pertama kali mendengarkan Kawasaki, aku langsung berpikir, ‘wah aku akan mencoba rap di lagu ini!’. Aku rasa tiap anggota ONE OR EIGHT memiliki swag yang natural dan jujur. Aku sangat senang bisa menjadi bagian dari lagu ini,” katan pH-1 tentang kolaborasinya dengan ONE OR EIGHT, dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Sebelum resmi dirilis, Kawasaki telah diperdengarkan ke dunia lewat video performance yang mencapai 10 juta view hanya dalam seminggu. ONE OR EIGHT berkolaborasi dengan rapper legendaris Big Sean di versi pertama remix lagu tersebut. Kali ini, lewat kehadiran pH-1, lagu Kawasaki terdengar lebih istimewa.(dwi)

Baca juga:

One Or Eight Rilis Single Debut ‘Don’t Tell Nobody’

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
ShowBiz
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
Menelusuri perjalanan musik Guruh Soekarnoputra, dari menciptakan lagu sejak usia 15 tahun, Gipsy, hingga eksplorasi musik dan tradisi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Bagikan