Omurice, Inspirasi Jepang untuk Menu Sarapan Pagi

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 November 2017
Omurice, Inspirasi Jepang untuk Menu Sarapan Pagi

Omurice. (foto: japanese cooking 101)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA biasanya Anda menikmati nasi goreng khas Indonesia dengan varian ayam, teri atau petai, kali ini coba masukkan inspirasi Jepang ke varian nasi goreng.

Omurice memang bukanlah makanan tradisional Jepang. Menu ini merupakan makanan 'terinspirasi Barat' yang mulai tren di awal 1900-an di Negeri Sakura. Sejak saat itu, omurice jadi favorit segala usia warga Jepang.

Tak ada salahnya Anda mencoba omurice untuk menu sarapan keluarga ataupun bekal hari ini. Berikut resep beserta video masak omurice yang diambil dari Japanese Cooking 101.

BAHAN:

Nasi goreng:

1 paha ayam
1 bawang bombay ukuran kecil
1 sdm butter
1 sdt minyak
2 cangkir nasi
1/4 sdt garam
lada
3 sdm saus tomat
1/4 cangkir kacang polong beku


Telur dadar:

2 telur
garam
1 sdt minyak


Cara Memasak

1. Potong paha ayam kotak-kotak. Iris tipis bawang bombay.

2. Cairkan butter dengan panasa medium, masukkan ayam, masak 1-2 menit. Tambahkan bawang, masak hingga transparan.

3. Masukkan nasi, aduk rata. Bumbui dengan garam dan merica.

4. Buat ruang di antara nasi, masukkan saus tomat. Biarkan sebentar agar saus tomat masak, lalu aduk rata. Terakhir, masukkan kacang polong beku. Masak hingga matang.

5. Cetak nasi goreng, lalu letakkan di piring.

6. Kocok telur bersama garam dan merica. Panaskan wajan antilengket dengan 1/2 sdt teh minyak. Buat dadar tipis.

7. Tutupi nasi goreng yang dicetak dengan telur dadar. Sajikan. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan