Obor Asian Games Representasi Bhinneka Tunggal Ika

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 19 Mei 2018
Obor Asian Games Representasi Bhinneka Tunggal Ika

Obor Asian Games 2018. (Foto: Panitia Asian Games 2018)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA bersiap-siap menyelenggarakan perhelatan akbar kelas dunia, Asian Games 2018. Awal Bulan Mei ini obor Asian Games pun diperkenalkan ke khalayak. Obor tersebut diperlihatkan di dua negara yakni di Indonesia dan India. Di India, obor tersebut diperlihatkan di satu kota sementara di Indonesia obor yang didominasi warna perak tersebut ditampilkan di 50 kota.

Obor Asian Games 2018 dirancang oleh tim desain Panitia Pelaksana. Obor tersebut memiliki lebar berdasarkan perayaan Asia 35-90 milimeter.

Dalam keadaan kosong, obor ini memiliki bobot 1600 gram. Apabila terisi penuh bahan bakar beratnya mencapai 1725 gram. Bahan bakar yang digunakan untuk menyalakan api obor Asian Games adalah gas propane. Gas propane dipilih sebagai bahan bakar supaya api obor tetap menyala meski terkena angin.

obor asian games 2018
Obor Asian Games melambangkan Bhinneka Tunggal Ika. (Foto: Panitia Asian Games 2018)

Seperti perayaan Asian Games sebelumnya, bentuk obor Asian Games selalu memiliki ciri khas masing-masing. Bentuk obor Asian Games 2018 merupakan perpaduan alat bela diri asal Betawi dan Palembang yaitu golok dan skin. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir perpaduan golok dan skin pada obor Asian Games 2018 merepresentasikan bersatunya ragam budaya di Indonesia untuk satu tujuan.

Menurut budayawan Betawi, Ridwan Saidi golok bukan hanya senjata tradisional. Masyarakat Betawi juga mengklaim bahwa golok merupakan suatu karya seni. Dirinya mengapresiasi inisiatif pihak penyelenggara Asian Games 2018 yang menjadikan golok sebagai salah satu bentuk obor Asian Games 2018. "Hal tersebut tentu saja memberi dampak positif bagi masyarakat Betawi," ucap Ridwan.

Sementara skin merupakan senjata tradisional asal Sumatera Selatan yang mendapat pengaruh dari Tionghoa. Bentuk skin memperlihatkan perpaduan budaya lokal dan budaya Tionghoa. Skin merupakan senjata yang digunakan dalam jarak dekat. Senjata tersebut hanya dipalai dalam keadaan darurat untuk mempertahankan diri.

Meskipun Asian Games dirayakan di Jakarta dan Palembang, Erick Thohir berharap seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan nyata bagi perayaan Asian Games 2018. "Ini merupakan ajang untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan kita. Kami harap, seluruh lapisan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini karena Asian games 2018 untuk Indonesia," tuturnya. (avia)

#Asian Games 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Bagikan