Noda Hitam dalam Karier Sepak Bola Patrick Kluivert, Calon Pelatih Timnas Indonesia

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 07 Januari 2025
Noda Hitam dalam Karier Sepak Bola Patrick Kluivert, Calon Pelatih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert (@FabrizioRomano)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Noda hitam mewarnai karier sepak bola Patrick Kluivert, yang disebut-sebut akan menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Noda tersebut terkait keterlibatan Kluivert dalam utang judi senilai satu juta euro atau sekitar Rp 16 miliar kepada sebuah geng kriminal yang sedang diselidiki atas tuduhan pengaturan pertandingan.

Patrick Kluivert membantah hal itu. Ia menegaskan tidak punya kaitan dengan aktivitas ilegal tersebut meskipun dia telah dipanggil untuk memberikan keterangan kepada polisi sebagai saksi.

Ketika itu, pihak berwenang menemukan dokumen yang menghubungkan geng tersebut dengan Kluivert selama penyelidikan.

Dilaporkan BolaSkor, utang tersebut terjadi antara 2011 dan 2012 saat dia menjadi pelatih tim cadangan FC Twente. Diketahui sebagian besar utang telah dilunasi. Pengacara Kluivert, Gerard Spong, bersikeras bahwa kliennya adalah korban dalam seluruh kasus tersebut.

Baca juga:

Disebut Akan Tangani Timnas Indonesia, Agen Patrick Kluivert: Masih Diskusi

Di luar itu, Patrick Kluivert dikenal sebagai pemain yang bergelimang gelar bersama Ajax Amsterdam, Barcelona, dan PSV Eindhoven.

Dia juga pernah berseragam AC Milan, Newcastle United, Valencia, dan Lille. Sayangnya sebagai pemain, pria 48 tahun masih belum mampu meraih trofi utama.

Adapun di level kepelatihan, pencapaian terbaik Kluivert adalah membawa Twente U-21 menjuarai Beloften Eredivisie 2011/2012 sejak menjadi asisten pelatih di AZ Alkmaar pada 2008.

Kluivert kemudian mencoba peruntungan di Liga Australia bersama Brisbane Roar pada Januari 2010. Dia kembali ke Belanda dengan menjadi asisten pelatih di NEC Nijmegen pada Agustus 2010.

Pada musim 2011/2012 dilansir dari Antara, Kluivert pindah ke tim junior FC Twente, dan berhasil membawa klub itu meraih gelar juara.

Kluivert kemudian didekati federasi sepak bola Curacao untuk menjadi pelatih timnas di negara tersebut pada Maret 2015. Di timnas Curacao, Kluivert gagal membawa mereka melaju ke putaran final Piala Dunia 2018, sebelum kemudian kembali menjalani peran ganda dengan melatih Ajax A1 atau tim U-19.

Memasuki Juli 2016, Kluivert mencoba peran baru di klub Prancis, PSG, sebagai Direktur Olahraga. Dia menjadi asisten pelatih Clarence Seedorf di timnas Kamerun mulai Agustus 2018 sampai Juli 2019.

Baca juga:

Fabrizio Romano: Patrick Kluivert Pelatih Anyar Timnas Indonesia

Kluivert sempat menjadi direktur akademi di Barcelona setelah meninggalkan Kamerun, tetapi kiprahnya di klub Katalan itu hanya berlangsung singkat.

Pada Mei 2021, Kluivert kembali menangani timnas Curacao sebagai pelatih sementara, sambil menggantikan Guus Hiddink yang terkena COVID-19. Terakhir, Kluivert melatih tim Turki, Adana Demirspor, mulai Juni 2023, tetapi kemudian hengkang dengan kesepakatan bersama pada Desember tahun yang sama. (*)

#Timnas #Patrick Kluivert
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Indonesia Wajib Menang vs Bangladesh! Ini Hitung-hitungan Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, apa yang harus dilakukan Timnas Indonesia?
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Wajib Menang vs Bangladesh! Ini Hitung-hitungan Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Maarten Paes Jatuh Bangun di ASEAN Cup 2026, Indra Sjafri Kasih Rapor Timnas: Mental 7.5, Sistem 6
Hasil seri Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0 di ASEAN Cup 2026 menyisakan PR besar. Indra Sjafri puji mental baja Garuda dengan 10 pemain, tapi beri kritik tajam soal sistem bertahannya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Maarten Paes Jatuh Bangun di ASEAN Cup 2026, Indra Sjafri Kasih Rapor Timnas: Mental 7.5, Sistem 6
Olahraga
Rahmad Darmawan Bela Strategi Timnas Indonesia Kontra Malaysia dan Soroti Chant STY di SUGBK
Timnas Indonesia sukses menahan imbang Malaysia 0-0 di ASEAN Cup 2026 meski bermain 10 orang. Simak pujian Rahmad Darmawan untuk taktik skuad Garuda dan reaksinya soal chant suporter di SUGBK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rahmad Darmawan Bela Strategi Timnas Indonesia Kontra Malaysia dan Soroti Chant STY di SUGBK
Olahraga
Suporter Malaysia Sempat 'Terjebak' di GBK Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Ternyata Ini Sebabnya
Ratusan suporter Timnas Malaysia sempat tertahan lebih dari satu jam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) setelah laga Indonesia vs Malaysia
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Suporter Malaysia Sempat 'Terjebak' di GBK Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Ternyata Ini Sebabnya
Olahraga
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang menahan Malaysia 0-0 dengan 10 pemain dan meminta Garuda fokus menghadapi Bangladesh.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Olahraga
Kapten Timnas Malaysia Dion Cools Tetap Bangga meski Gagal Kalahkan 10 Pemain Indonesia, Bicara Peluang Tembus Final
Dion Cools tetap bangga meski Malaysia gagal mengalahkan 10 pemain Timnas Indonesia dan hanya bermain 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Kapten Timnas Malaysia Dion Cools Tetap Bangga meski Gagal Kalahkan 10 Pemain Indonesia, Bicara Peluang Tembus Final
Olahraga
Kevin Diks Buka Suara soal Reaksi Suporter Termasuk Teriakkan Nama STY Usai Timnas Indonesia Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Nama STY terdengar di GBK setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0. Kevin Diks kecewa dan meminta suporter tetap mendukung perjuangan Garuda.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Kevin Diks Buka Suara soal Reaksi Suporter Termasuk Teriakkan Nama STY Usai Timnas Indonesia Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga
Apresiasi Dukungan Suporter saat Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Berharap Penuhi GBK Lagi Melawan Bangladesh
John Herdman meminta suporter kembali memenuhi GBK saat Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah dukungan luar biasa kontra Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Apresiasi Dukungan Suporter saat Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Berharap Penuhi GBK Lagi Melawan Bangladesh
Olahraga
Timnas Malaysia Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Vs Indonesia, Tan Cheng Hoe Bongkar Penyebabnya
Malaysia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menghadapi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tan Cheng Hoe mengakui pertahanan Indonesia sangat disiplin.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Timnas Malaysia Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Vs Indonesia, Tan Cheng Hoe Bongkar Penyebabnya
Olahraga
10 Pemain Lawan Malaysia, Justin Hubner Ungkap Kekuatan Timnas Indonesia
Justin Hubner memuji kerja keras lini pertahanan Timnas Indonesia setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit 36 dan menahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
10 Pemain Lawan Malaysia, Justin Hubner Ungkap Kekuatan Timnas Indonesia
Bagikan