MerahPutih.com - Nigeria menegaskan tidak akan bersimpati dan tetap tampil maksimal untuk memaksa penyerang Argentina Lionel Messi angkat koper lebih cepat dari Rusia dalam terakhir grup D yang mempertemukan kedua negara
Nigeria berjanji akan melakukan semua yang mereka bisa untuk membuat aksi Messi di Piala Dunia berakhir lebih dini saat kedua tim bertemu di St Petersburg, Selasa (26/6) malam nanti.
Argentina, juru kunci klasemen Grup D, membutuhkan kemenangan untuk melaju ke babak sistem gugur, dengan syarat Islandia tidak mengalahkan Kroasia, karena hal itu bisa mengirim mereka terdepak tergantung pada selisih gol.
Nigeria, di posisi kedua dalam grup, akan melaju jika mereka mengalahkan Argentina, sementara hasil imbang juga bisa menjadi cukup bahkan jika tim urutan ketiga Islandia mengalahkan Kroasia.
Pertandingan itu kemungkinan menjadi pertandingan terakhir Messi di Piala Dunia jika timnya tidak lolos dari grup mereka. Pemain berusia 31 tahun itu sejauh ini telah berjuang untuk membuat pengaruhnya, gagal mengeksekusi penalti dalam hasil imbang 1-1 dengan Islandia dan tidak berkutik saat dipermalukan 3-0 Kroasia.
"Kami mencintai pemain hebat Messi ini, semua orang menyukainya. Tetapi pertanyaan bagi kami bukanlah jika itu adalah Piala Dunia terakhir baginya," kata pelatih Nigeria Gernot Rohr.
"Kami tidak berada di sini untuk melihatnya bermain. Kami di sini untuk mendapatkan hasil. Kami profesional dan kami harus mempertahankan warna Nigeria. Dalam sepak bola tidak ada belas kasihan. Semua orang ingin menang dalam pertandingannya."
Dilaporkan Antara, bek Brian Idowu mengatakan satu-satunya pilihan Nigeria adalah mencoba membuat penampilan Piala Dunia Messi berakhir.
"Saya tidak pernah memikirkannya, tetapi itu akan menjadi tujuan utama kami untuk menjadikannya sebagai pertandingan terakhir Piala Dunia untuk Messi," kata dia dalam jumpa pers yang sama.
"Sebanyak kami suka menonton Messi bermain, hanya ada satu pilihan dan itu harus bahwa dia memainkan pertandingan terakhirnya di sini di St Petersburg." (*)