Natal, 9.068 Narapidana Dapat Remisi
MerahPutih Nasional - Sebanyak 9.068 narapidana yang beragama Kristen mendapatkan remisi khusus Natal.
Direktur jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Handoyo Sudrajat mengatakan remisi khusus Natal diberikan kepada semua narapidana di seluruh Indonesia.
Pemberian remisi khusus ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, dan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas PP 32 tahun 1999 Tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.
"98 orang mendapat Remisi Khusus II yaitu mendapatkan remisi dan dinyatakan langsung bebas," kata Handoyo dalam siaran pernya, Jakarta, Kamis (24/12).
Dia mengatakan pemberian remisi bertujuan untuk memberikan motivasi dan menumbuhkan kesadaran agar narapidana dapat memelihara perilaku yang baik selama menjalani masa pidana dan menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya.
"Para narapidana dapat melakukan perbuatan yang lebih baik dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berketuhanan," katanya.
Berdasarkan data smslap.ditjenpas.go.id per 24 Desember 2014, jumlah narapidana dan tahanan yang menghuni Lapas dan Rutan se-Indonesia sebanyak 162.218 orang, yang terdiri atas 110.411 narapidana dan 51.807 tahanan. (MP/BHD)
Bagikan
Rendy Nugroho
Berita Terkait
Angkutan Kota di Bandung Tidak Beroperasi Saat Pergantian Tahun, Sopir Dapat Kompensasi
31 Rumah Sakit Umum Daerah Jakarta Diperintah Siaga Saat Pergantian Tahun
10.117.847 Orang Telah Bepergian Menggunakan Angkutan Umum Buat Liburan Nataru
Lirik Nama-Mu Kudus Tuhan, Sebuah Lagu Natal Menampilkan Perpaduan Kuat Dari Karakter Vokal Berbeda
Meriahkan Natal 2025 Ornamen Tematik Hiasi Trotoar Sudirman Jakarta
99,4 Persen Kapasitas Kereta Jarak Jauh Sudah Terbeli Penumpang Nataru
TMII Targetkan 430 Ribu Pengunjung, Beri Lapak Khusus Bagi UMKM
10 Kereta Jarak Jauh Paling Diminati Pemudik Nataru 2026
Lagu Legendaris Feliz Navidad Yang Dirilis 1970 Selalu Menemani Saat Perayaan Natal
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB