Nasabah Fikasa Group Resmi Cabut Laporan di Polda Metro Jaya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 03 Desember 2020
Nasabah Fikasa Group Resmi Cabut Laporan di Polda Metro Jaya

Ilustrasi investasi bodong (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Puluhan nasabah Fikasa Group resmi mencabut laporannya di polisi. Mereka juga meminta maaf kepada kepada Fikasa Group, PT WBN dan TGP.

Kesepakatan atas pencabutan laporan tersebut selanjutnya dibukukan dalam Berita Acara Pencabutan di hadapan penyidik Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan kemudian dilakukan gelar untuk penghentian perkaranya.

Baca Juga

Kreditur KSP Indosurya Diminta Jeli soal Proposal Perdamaian dari Debitur

"Kita harus mengedepankan Restorative Justice, apalagi ternyata Direksi dan owner Fikasa bukan hanya memiliki itikat baik namun benar dalam posisi terdampak Corona," ujar kuasa hukum para korban, Hamdari dari LQ Indonesia Lawfirm, Jumat (4/12).

Para klien Fikasa sadar bahwa ternyata akar permasalahan bukan karena tidak adanya itikat baik Direksi dan owner Fikasa Group. Namun karena pandemik Corona yang memicu gagal bayar di seluruh sektor keuangan.

"Jadi klien-klien akhirnya mengerti bahwa harus memberikan kesempatan bagi Fikasa untuk maju dan bisa berkembang dan menghasilkan omset," jelas dia.

Baca Juga

Rugikan Nasabah Rp18 Triliun, Dua Tersangka Investasi Bodong Indosurya Dicekal

"Para klien meminta maaf dan meminta agar pihak media mau memulihkan nama baik Fikasa apabila ada yang negative. Jangan sampai orang baik dan benar di Zolimi," tutup dia. (Ayu)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me
Bagikan