Nadine Alexandra: Dulu Tidak Minum Kopi, Kini Ahli Meracik Kopi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 07 Juli 2017
Nadine Alexandra: Dulu Tidak Minum Kopi, Kini Ahli Meracik Kopi

Nadine jadi suka minum kopi setelah bermain dalam film "Filosofi Kopi 2: Ben & Jody". (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Terkadang, sebuah karakter film bisa membawa pengaruh pada artis yang memerankannya. Seperti yang dialami Nadine Alexandra. Setelah bermain dalam film "Filosofi Kopi 2: Ben & Jody", Nadine jadi suka kopi, bahkan jadi ahli dalam meracik kopi.

Nadine memiliki darah Inggris dari sang ayah. Seperti diketahui, orang Inggris kerap dikenal sebagai peminum teh. Apalagi jebolan Miss Indonesia tahun 2010 ini lahir dan besar di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Perempuan yang pernah mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe tahun 2011 ini pun lahir di Winchester, Inggris, dan kuliah jurusan pertanian di sana.

Meski lekat dengan budaya minum teh Inggris, Nadine menyukai kopi. Setelah bermain film tersebut, wanita kelahiran 1991 ini jadi kepincut dengan minuman yang mengandung kafein itu.

"Jujur, sebelum film ini, aku jarang minum kopi. Tapi sebenernya aku suka dengan aroma dan rasanya. Dulu enggak suka minum kopi karena suka deg-degan. Tapi selama menjalani proses film 'Filosofi Kopi', aku jadi sering ngopi," ujar Nadine, saat menghadiri Gala Premier film "Filosofi Kopi 2: Ben & Jody" di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (6/7).

Selain itu, Nadine juga menjadi ahli dalam meracik kopi. Ia memang bekerja keras untuk belajar menjadi seorang barista (peracik kopi) karena film tersebut. Nadine jadi mengetahui seluk-beluk tentang kopi. Bahkan juga jadi mengetahui cara menanam biji kopi yang bagus dan cara merawatnya.

Wanita berusia 26 tahun ini mengaku suka kopi tubruk dan latte. Aroma dan rasa kopi tersebut membuat Nadine menjadi sangat ketagihan. Meskipun sudah ahli dalam meracik kopi, Nadine mengatakan belum terpikir menjadi pengusaha kopi.

"Aku belum kepikiran buka usaha kedai kopi. Tapi kalau ngebantu orang kayak bagaimana cara menanam dan merawat biji kopi yang baik, aku mau," tutup Nadine, yang berperan sebagai Brie dalam film sekuel Filosofi Kopi tersebut.

Tokoh Brie yang diperankan Nadine merupakan seorang barista handal nan lugu. Dalam film yang akan tayang 13 Juli ini, Nadine banyak berinteraksi dengan Chicco Jerikho, yang berperan sebagai Ben.

Baca juga artikel Demi Filosofi Kopi 2, Nadine Alexandra Serius Belajar Jadi Barista.

#Film Filosofi Kopi #Artis Indonesia #Pemain Film #Film Indonesia #Film Indonesia Terbaru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan