MerahPutih.com - Kiper sekaligus kapten Borneo FC Samarinda, Nadeo Argawinata, enggan berlama-lama menyesali kegagalan menjadi juara Super League 2025/2026. Ia ingin bangkit untuk menghadirkan sejarah besar di kompetisi mendatang.
Borneo FC gagal juara karena kalah head to head dari Persib Bandung.
Hingga garis finis terakhir, Borneo FC menyelesaikan kompetisi dengan 79 poin, sama dengan Maung Bandung, namun harus puas berada di posisi kedua.
Nadeo berusaha menyulutkan kembali api semangat agar lebih baik di musim depan, bahkan bisa meraih juara.
Kami tidak boleh jatuh terlalu dalam, harus terima kenyataan ini dengan kepala tegak. Semoga tahun depan kami bisa bangkit lebih kuat, menghadirkan sejarah besar bagi masyarakat Samarinda,
kata Nadeo Argawinata.
Baca juga:
Bos Borneo FC Belum Mau Bahas Kabar Mariano Peralta Pergi, Santer Akan Persija
Nadeo menjelaskan bahwa Borneo FC tampil cukup superior musim ini.
"Semua sudah dipaparkan pelatih mulai dari rekor kemenangan, jumlah gol, sampai banyaknya pemain kita yang masuk Best Eleven. Saya rasa, seluruh pencinta sepak bola di Indonesia melihat sendiri bagaimana kami bermain sangat superior musim ini. Kami sangat layak juara," ujar Nadeo.
Ia mensyukuri predikat kiper terbaik Super League walau merasa kurang karena gelar juara tidak bisa diraih.
"Hanya karena regulasi pertemuan, kita tidak bisa mengangkat piala. Padahal poin kita sama. Kami harus menerimanya, meski ini sangat menyakitkan bagi kami semua di ruang ganti," ujarnya.
Seperti dilaporkan Nadeo Argawinata akan bertahan di Borneo FC. Belakangan ia dirumorkan diinginkan Persija Jakarta.