Musik yang Menyatu dengan Cerita: Peran Soundtrack dalam Film 'Sore: Istri dari Masa Depan'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Musik yang Menyatu dengan Cerita: Peran Soundtrack dalam Film 'Sore: Istri dari Masa Depan'

Film Sore: Istri Dari Masa Depan diangkat dari web series. (foto: Instagram/sheiladaisha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam banyak film, musik bukan sekadar pelengkap, tetapi elemen penting yang membantu menggambarkan emosi, membentuk karakter, dan mendorong alur cerita. Hal ini sangat terasa dalam film Sore: Istri dari Masa Depan, di mana musik memainkan peran sentral dalam menghidupkan kisah cinta antara Jonathan dan istrinya dari masa depan, Sore.

Film garapan Yandy Laurens ini mengajak penonton menyelami dinamika hubungan yang penuh warna, dengan iringan musik yang dipilih secara saksama.

Baca juga:

Sheila Dara Beradu Akting dengan Dion Wiyoko di Film Romantis 'Sore: Istri Dari Masa Depan'

Lagu-lagu seperti Gaze dan Forget Jakarta dari Adhitia Sofyan membangkitkan kembali kenangan dari versi webseries sebelumnya, sementara Terbuang Dalam Waktu milik Barasuara menguatkan salah satu adegan paling emosional dalam film—bahkan sukses menembus daftar Top 50 Daily Viral Songs di Spotify hanya beberapa hari setelah Gala Premiere pada 2 Juli.

Yandy Laurens mengungkapkan proses kreatif di balik film ini, termasuk bagaimana musik membantu membentuk atmosfer cerita sejak dari tahap awal penulisan naskah hingga penyuntingan akhir.

“Saya bikin playlist kolaboratif di Spotify bareng produser, isinya lagu-lagu yang mewakili suasana film yang lagi kita garap. Ketika lagu yang tepat ketemu dengan momen yang tepat dalam cerita, dampaknya sungguh luar biasa,” ujarnya.

Baca juga:

4 Fakta di Balik 'Sore: Istri Dari Masa Depan', Film dari Yandy Laurens yang Bakal Tayang 10 Juli 2025

Playlist tersebut dikurasi langsung oleh Yandy bersama produser Suryana Paramita dan pemeran utama Sheila Dara. Deretan lagu di dalamnya bukan hanya menjadi pengiring perjalanan cinta tokohnya, tapi juga menyuarakan tema utama film: waktu, kenangan, dan emosi yang kerap tak terungkap. (Far)

#Film #Soundtrack Film #Film Indonesia #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan