MerahPutih.com - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso mengatakan, bahwa timnya marah setelah kalah 2-0 dari Celta Vigo, Senin (8/12) dini hari WIB.
Ia juga mengkritik kinerja wasit setelah memberikan dua kartu merah. Lalu, Alonso meminta tim untuk tampil beda saat menjamu Manchester City di Liga Champions, Kamis (11/12).
Williot Swedberg mencetak dua gol di Santiago Bernabeu, sementara Los Blancos harus kehilangan Eder Militao karena cedera di babak pertama. Naasnya, dua bek Madrid, Fran Garcia dan Alvaro Carreras, harus diusir keluar lapangan.
Baca juga:
Jude Bellingham Jadi Tumbal Real Madrid vs Celta Vigo, Pelipisnya Berdarah Kena Sikut Borja Iglesias
Real Madrid Murka usai Dipermalukan 0-2 oleh Celta Vigo
Hasil ini membuat Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Hal itu pun meningkatkan tekanan pada Alonso, yang hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan liga terakhir Madrid.
"Kami marah, ini bukan pertandingan atau hasil yang kami inginkan. Cedera Miltao sangat menyakitkan bagi kami, dan sulit untuk pulih."
Madrid tampak telah bangkit dari rentetan tiga pertandingan La Liga berturut-turut dengan kemenangan di tengah pekan atas Athletic Bilbao. Namun, kekalahan dari Celta menjadi kemunduran bagi Los Blancos.
"Ini bukan yang kami harapkan. Kami berencana bermain dengan ritme yang baik, dan kami kekurangan beberapa hal. Kami hampir mencapai performa terbaik kami dengan 10 pemain," tambahnya.
Baca juga:
Keok 0-2 vs Celta Vigo, Real Madrid Tertinggal 4 Poin dari Barcelona di Klasemen La Liga
Xabi Alonso Kritik Wasit di Laga Real Madrid vs Celta Vigo
Alonso juga mengungkapkan, bahwa ia tidak senang dengan kinerja wasit Alejandro Quintero, yang mengusir Garcia setelah memberinya dua kartu kuning dalam dua menit. Kemudian, ia juga mengusir Carreras di waktu tambahan karena protes keras.
"Saya tidak suka penampilan [wasit]. Dengan kartu untuk Alvaro [Carreras], entahlah, itu sangat bisa diperdebatkan. [Wasit] terlalu cepat [melakukannya]. Saya tidak suka itu, itu di luar kendali," jelas Alonso.
Alonso, yang menggantikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Madrid musim panas lalu, menolak menyalahkan para pemainnya atas hasil mengecewakan tim.
"Kita semua bertanggung jawab, kita semua bersama. Ini tanggung jawab semua orang, bukan hanya pemain, pelatih, kita semua harus melakukan semuanya dengan baik," tutupnya. (sof)