Merahputih.com - Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Woodball Association (PB IWbA), Aang Sunadji, mengatakan hal yang menjadi perhatiannya dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2025 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWbA.
Ketika ditemui usai acara pembukaan Munaslub 2025 dan Rakernas IWbA, Aang mengatakan dalam agenda penting kali ini masih ada beberapa pengubahan dalam penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
"Masih ada perubahan AD/ART. Kita merasa memang sudah urgent, sudah wajib dan sudah harus kita lakukan perubahan selama di periode kepengurusan," kata Aang saat ditemui di luar Aula Convention JSI Resort Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/1).
Baca juga:
Asosiasi Woodball Indonesia Gelar Munaslub 2025 dan Rakernas, Bersinergi untuk Capai Prestasi Dunia
Lebih lanjut, meski tidak memerlukan banyak pengubahan, menurut Aang, penyesuaian AD/ART IWbA tetap harus dilakukan.
"Minor sih tapi penting. Mengingat tata kelola (Woodball), kita harus semakin lebih mandiri," ungkapnya.
Menurutnya, pengubahan dalam penyusunan AD/ART IWbA harus sejalan seiring dengan meningkatnya prestasi-prestasi atlet Woodball Indonesia.
"Semakin bagus prestasi atletnya, prestasinya harus kita jaga. Jadi aturan mainnya ini salah satunya melalui ADA/RT. Ini yang akan kita lakukan perubahan," pungkas Aang.
Baca juga:
Olahraga Woodball berkembang cukup pesat di Indonesia. Perkembangannya pun disusul dengan sederet prestasi yang berhasil diraih lewat berbagai kompetisi internasional. Termasuk tiga medali emas dan dua medali perak yang diraih di 9th World Cup Woodball Championship 2024.
Selain itu, Tim Woodball Indonesia juga berhasil meraih satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu pada Taiwan Open International Championship 2024.
Woodball juga akan masuk dalam daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada SEA Games 2025 di Thailand. ini akan menjadi kesempatan besar bagi Tim Woodball Indonesia mendulang lebih banyak prestasi. (Tka)