Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kuliner

Mudah Banget, Bikin Kerupuk kembali Renyah

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Februari 2021
Mudah Banget, Bikin Kerupuk kembali Renyah

Cara mudah membuat kerupuk melempem kembali renyah. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KERUPUK jadi pilihan banyak orang untuk teman bersantap. Tekstur renyah dan rasa gurihnya menjadi daya tarik tersendiri. Namun sayang, kerupuk gampang banget 'masuk angin'. Kerupuk yang sudah masuk angin akan melempen dan enggak lagi enak dimakan. Alot.

Biasanya nih, biar tetap renyah, kerupuk disimpan dalam setoples. Biarpun begitu, kerupuk yang sudah terlalu lama di dalam setoples bisa juga melempem karena ada angin yang masuk. Hal itu terjadi karena buka tutup setoples yang terlampau sering. Nah, supaya tidak mudah melempem sebaiknya hindari proses buka tutup wadah terlalu sering.

BACA JUGA:

Menguak Mitos Mentimun dan Keputihan

Lalu, bagaimana dengan kerupuk yang telanjur melempem? Biasanya sih kerupuk yang melempem tak lagi disimpan atau dimakan. Ujungnya, kerupuk tersebut akan dibuang begitu saja. Sayang ya.

Buat kamu penyayang kerupuk, ada loh cara mengembalikan kerenyahan kerupuk yang sudah melempem. Caranya gampang banget. Kamu tinggal memasukkan kerupuk ke kulkas.

Kelembapan udara di kulkas yang lebih rendah daripada suhu ruangan akan membuat kerupuk kembali renyah. Cara yang sama bisa juga kamu lakukan pada wafer yang sudah layu.

krupuk
Simpan kerupuk dalam kulkas agar renyah kembali. (foto: pixabay/cegoh)

Aktris Indonesia Tara Basro bahkan sudah menguji coba cara ini. Kerupuk serta wafernya yang sudah melempem dan ia masukkan ke kulkas. Hal itu ia kabarkan dalam Insta Story yang ia unggah pada Rabu (17/2).

Ia mengatakan percobaannya berhasil. Kerupuk serta wafer yang ia masukkan ke kulkas yang awalnya melempem bisa jadi renyah kembali.

Bagaimana, mau uji coba seperti Tara Basro?(ans)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan