Moncer, Mo Salah dan Luis Suarez Belum Pantas Disebut Legenda Liverpool
Bintang Liverpool Mohamed Salah (Foto: Twitter @LFC)
MerahPutih.Com - Selama era Premeier League, Liverpool sukses menempatkan dua nama sebagai mesin gol tersubur. Keduanya yakni Mohamed Salah dan Luis Suarez. Dari catatan gol, baik Mo Salah maupun Suarez sangatlah moncer. Masing-masing membukukan puluhan gol dalam satu musim saja.
Apakah keduanya layak disebut legenda? Pertanyaan ini mengemuka manakala para pendukung The Reds memuja-muja Salah dan Suarez sebagai predator mematikan di depan gawang lawan. Apa parameter yang digunakan untuk menempatkan seorang striker sebagai legenda? Jawabannya, mengutip pernyataan Mourinho tentu saja trofi.
Apalah sebuah rekor gol tanpa dibarengi trofi juara untuk klub yang dibela?
Liverpool belum pernah kalah di Premier League dan menduduki puncak klasemen. Di laga terakhirnya, mereka mempecundangi lawan yang sudah bertahun-tahun sukses di atas Liverpool, Manchester United, dengan skor 3-1.
Ada pergeseran peta kekuatan. Jika di tahun 2011-2014 Liverpool punya Luis Suarez, kini tim asal Merseyside itu memiliki Mohamed Salah sebagai bintang andalan tim di lini depan.
Kualitas keduanya tidak perlu diragukan lagi. Akan tapi, legenda Liverpool pada medio 1993-2001 dan 2006-07, Robbie Fowler, menilai keduanya belum layak disejajarkan dengan legenda. Khususnya Suarez yang kini sudah bergabung dengan Barcelona.
"Orang-orang mengatakan hal bagus soal Luis Suarez, dan tidak diragukan lagi dia pemain top untuk klub, tapi salah satu pemain terbaik sepanjang masa? Tidak - karena dia hanya ada di sana tiga musim," tutur Fowler kepada Mirror.
"Kepergiannya dari klub juga sedikit meninggalkan kesan negatif, dengan kepindahan yang sudah diatur rapih, tidak hanya sekali tapi dua kali. Saya pikir dia tidak lolos kualifikasi (legenda Liverpool)."
Pun demikian Mo Salah. Meski musim lalu menyamai level Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Fowler yang memenangi Piala Eropa dan Piala Super Eropa dengan Liverpool di tahun 2001 itu berharap, Mo Salah bisa bertahan lebih lama lagi di Anfield untuk mengukir sejarahnya sendiri.
"Saya tidak malu mengatakan bahwa saya percaya jika Mo Salah bertahan dengan klub dalam jangka waktu panjang, maka dia telah memperlihatkan kualitas untuk bergabung dengan barisan para legenda," tambah Fowler.
"Saya bermain dengan yang terbaik di Liverpool seperti (Ian) Rush, (John) Barnes, (Steven) Gerrard, dan (Steve) McManaman, jadi saya tahu apa itu legenda. Salah punya kualitas yang sama, tidak diragukan lagi."
"Apa yang saya coba katakan adalah apabila Salah bertahan lebih lama lagi dan terus memperlihatkan performa hebat dan terus mencetak gol, jika dia ingin dipertimbangkan di level yang sama seperti Rushie, yang menurut saya striker terbaik di antara mereka semua," pungkas lelaki berpaspor Inggris.(bolaskor.com)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Februari 2019, TKN Yakin Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Banten
Bagikan
Berita Terkait
Manchester United Tegaskan Mau Pertahankan Bruno Fernandes, Belum Siap Ditinggal?
Cetak Gol Free Kick Indah, Dominik Szoboszlai Ikuti Jejak Trent Alexander-Arnold di Liverpool
Hasil Lengkap Laga Matchday 7 Liga Champions Kamis Dini Hari dan Klasemen Sementara
Liverpool Pesta Gol di Kandang Marseille, 1 Poin Lagi Otomatis Lolos 16 Besar Liga Champions
Link Live Streaming Marseille vs Liverpool, 22 Januari 2026
Jadwal, Siaran Langsung, Live Juga Link Streaming Olympique Marseille Vs Liverpool di Matchday 7 Liga Champions
Arne Slot Mengutarakan Rasa Kagum terhadap Roberto De Zerbi Jelang Marseille Vs Liverpool
Mohamed Salah Sudah Kembali ke Liverpool, Siap Main Lawan Marseille
Prediksi Marseille vs Liverpool Versi Superkomputer Opta: Les Olympiens Ingin Hattrick Kemenangan, The Reds Cari Pelampiasan
Legenda Hidup Liverpool Ini Nyinyir Kebijakan MU Tunjuk Michael Carrick: Enggak Bakal Juara Pakai Pelatih 'Biasa'