Musik

Moda Moody Rilis EP 'Rekam Jejak', Siap Jalani Tur Indonesia Awal 2026

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Moda Moody Rilis EP 'Rekam Jejak', Siap Jalani Tur Indonesia Awal 2026

Moda Moody akan tur di Indonesia. (Foto: dok/doggyhouse records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PADA 2 Agustus 2025, DoggyHouse Records resmi merilis mini album Rekam Jejak milik band ska asal Kuala Lumpur, Moda Moody. Terbentuk sejak 2007, Moda Moody dikenal sebagai kolektif musisi yang meramu unsur ska, reggae, dan indie dalam karya-karya mereka. Moda Moody hadir sebagai representasi generasi musisi yang dipengaruhi budaya lokal sekaligus global. Mereka memosisikan diri sebagai simbol pertemuan antara musik, identitas, dan kebudayaan.

EP Rekam Jejak digarap dengan melibatkan Denny Frust sebagai music director dalam proses rekaman. Mini album ini memuat lima lagu, yakni Rindu Dihembus Bayu, Bodoh, Gadisku di Lantai Tari, Reggae dan Ska, serta Matahari. Secara khusus, lagu Rindu Dihembus Bayu menghadirkan sentuhan langgam keroncong yang memberi warna berbeda dan mampu menghadirkan nuansa yang membuai pendengar.

Di hari yang sama dengan perilisan EP, Moda Moody, yang diperkuat Mell Malik (vokal), Ashley Gibson (gitar), Aliph (gitar), Mienang Ayuwe 69 (bass), J’Rowl (drum), dan Meer Dean (keyboard), menggelar acara peluncuran album bertepatan dengan gelaran Ska Invasion di Bangunan Melaka, Melaka. Acara tersebut juga dimeriahkan sejumlah band ska lainnya seperti The Corumn, The Island, The Everyday, Skymove, dan Besska Tok Saad.

Baca juga:

ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru



Menjelang akhir Agustus 2025, Rekam Jejak turut dicetak dalam format CD yang dijual bersama dengan merchandise berupa kaus, poster, dan stiker. Masih di bulan yang sama, Moda Moody mengadakan sesi listening party khusus media di Honcho Pizza Parlour, Subang Jaya. Pada bulan berikutnya, mereka melanjutkan rangkaian perayaan dengan menggelar release party di Angguk Studio, Selangor, bersama An Honest Mistake, Single Stitch, Nahara, dan Rakuza.

Upaya promosi mini album ini juga akan berlanjut ke Indonesia dengan dukungan Mother Earth Entertainment, ME.Space, ROTW Magazine, serta DoggyHouse Records. Tur promosi tersebut dibagi ke dua sesi, dengan rute sesi pertama meliputi:

9 Januari 2026 – Milli Sayidan, Yogyakarta

11 Januari 2026 – Dekata Kafe, Malang

15 Januari 2026 – Batclub Store, Mataram, Lombok

17 Januari 2026 – Aranka Tempasan, Lombok Timur.(far)

Baca juga:

T.O.P Comeback, Rilis Video Teaser untuk Album Baru ‘Top Spot – Another Dimension’

#Musik #Album Baru #Lagu Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
Temper City merilis 'Self Aware'. Simak kisah lagu alternative rock tentang hasrat, kejujuran perasaan, dan hubungan yang memiliki batas.
Ananda Dimas Prasetya - 48 menit lalu
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
ShowBiz
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
Simak makna lagu 'Last Thing You Need' Morgan Wallen tentang memahami pasangan, hadir tanpa menambah beban, dan memberi ruang di tengah masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 59 menit lalu
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Bagikan