Mobil Pickup Tertabrak KA Batara Kresna Solo-Wonogiri, 3 Orang Selamat
PT KAI melakukan evakuasi mobil pickup yang tertabrak KA Batara Kresna, Minggu (23/2). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Mobil pickup terguling usai tertabrak Kereta Api (KA) Batara Kresna, yang tengah melintas di perlintasan pintu liar di Dukuh Mranggen, Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (23/2).
Kepala Desa (Kades) Pandeyan, Dwi Supadmi mengatakan, kejadian terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Saat itu, mobil yang berisi tiga orang itu berjalan dari arah timur ke barat. Namun, mobil itu tiba-tiba menyelonong dan tertabrak KA Batara Kresna.
“Itu KA Batara Kresna dari Purwosari menuju Wonogiri. Klakson berbunyi 100 meter, tapi dari arah timur melintas kendaraan pickup tabrak badan kereta,” kata Dwi, Minggu (23/2).
Ia menyebutkan, tiga orang penumpang mobil pickup selamat. Beruntung, mereka tidak mengalami cedera serius akibat tabrakan itu.
Baca juga:
Viral Lansia Nyaris Tertabrak di Pasar Senen, Begini Respons KAI
“Korban hanya alami memar dan lecet saja. Kami larikan ke klinik terdekat,” ucap dia
Sementara itu, Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengungkapkan, kejadian ini menyebabkan perjalanan KA Batara Kresna harus berhenti sementara untuk dilakukan pemeriksaan rangkaian kereta. Hal itu demi memastikan keselamatan sebelum KA siap beroperasi kembali.
“Kami cek kondisi KA Batara Kresna dan diberangkatkan kembali pada pukul 11.36 WIB,” kata dia
Ia menambahkan, KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA Batara Kresna yang terdampak dan terima kasih atas kesabarannya atas kondisi ini.
Baca juga:
Penjualan Kereta Jarak Jauh Lebaran Daop 6 Yogyakarta Naik 34 Persen
Pelanggaran di perlintasan sebidang dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu sendiri.
“KAI Daop 6 Yogyakarta juga sangat menyayangkan kejadian yang terjadi karena kecerobohan pengguna jalan raya tersebut dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas